Suara.com - Institut Teknologi PLN (ITPLN) membuka peluang bagi calon mahasiswa baru untuk bergabung tanpa perlu mengikuti tes masuk, yakni melalui jalur seleksi Gelombang Seleksi Rapor dan UTBK (SERU) Batch 2 dan dibuka hingga 5 Agustus 2025.
"Jalur ini memungkinkan siswa mendaftar hanya dengan menggunakan nilai rapor semester 1-5 atau skor UTBK," kata Manajer Pemasaran dan Admisi ITPLN Andi Dahroni dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Menurut dia, perpanjangan dilakukan karena tingginya animo peserta sejak dibuka pada 16 Juli lalu, karena jalur ini praktis dan langsung mempertimbangkan capaian akademik.
"Karena itu, kami putuskan memberi tambahan waktu hingga awal Agustus," ujarnya.
Selain bebas tes, jalur ini juga menawarkan beragam keuntungan, seperti 100 lulusan terbaik langsung direkrut oleh PLN, ada sandwich program kuliah di luar negeri 1 tahun serta jaminan magang di PLN Group.
Ia menambahkan, kuliah di ITPLN akan mendapatkan sertifikat kompetensi dan "smart class", menggunakan sistem kuliah 4-4-2 dan pembelajaran praktis serta mendapatkan berbagai beasiswa pendidikan.
Selain itu kuliah langsung oleh praktisi dan korporasi. "Kami berkomitmen membekali mahasiswa dengan keterampilan yang dibutuhkan industri, terutama dalam sektor ketenagalistrikan dan energi terbarukan," kata dia.
Pada Gelombang SERU ini, ITPLN membuka pendaftaran untuk program studi S1 Sistem Informasi, Teknik Sipil, Teknik Informatika, Teknik Tenaga Listrik (Arus Kuat) dan Teknik Mesin serta Teknik Elektro (Arus Lemah).
Selain itu Teknik Sistem Energi, Geospasial Energi (Geografi) dan S1 Sains Data serta Program Studi Diploma Tiga (D3) Teknik Mesin dan Teknologi Listrik.
Baca Juga: Dirut PLN IP Tegaskan Keberlanjutan Sudah Jadi DNA Perusahaan
Menurut Andi, seluruh program dirancang untuk mendukung transisi energi nasional dan kebutuhan industri masa depan.
"Kami ingin menyaring talenta terbaik Indonesia yang siap menjadi agen perubahan di sektor energi. Jadi, manfaatkan jalur ini sebaik mungkin," ujar Andi. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Dirut PLN IP Tegaskan Keberlanjutan Sudah Jadi DNA Perusahaan
-
ESG Jadi Fondasi Bisnis, PLN IP Kebut Transformasi Energi Nasional
-
Jabat Komisaris PLN, Terkuak Alasan Ade Armando Dapat 'Jatah' di Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
Taufik Hidayat Jadi Komisaris BUMN, Bolehkah Wakil Menteri Rangkap Jabatan?
-
Rangkap Jabatan Komisaris BUMN, Kekayaan Taufik Hidayat Naik Jadi Rp79,6 M Usai Jadi Wamenpora
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Kutip Doa Syekh Mesir, Ini Pesan Mendalam Quraish Shihab untuk Presiden Prabowo di Nuzulul Qur'an
-
Iran Tolak Tawaran Dialog Trump: Selama Ramadan Kami Tak Berbicara dengan Setan
-
Iran Ancam Bunuh Donald Trump: Kini Kamu Harus Hati-hati!
-
Guru SLB di Yogyakarta Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Siswi Disabilitas
-
PAN Copot Fikri Thobari dari Jabatan Partai Usai Terjaring OTT KPK
-
Iran Tetap Teguh di Jalur Wilayat al-Faqih Meski Digempur Serangan AS - Israel karena Ini
-
Cek Fakta: Benarkah Insinyur India Ditangkap di Bahrain karena Jadi Mata-mata Mossad?
-
Pejabat hingga Ulama Hadiri Peringatan Nuzulul Qur'an di Istana, Quraish Shihab Beri Tausiah!
-
Putra Menkeu Israel Nyaris Tewas! Serpihan Mortir Hizbullah Tembus Perut
-
Duet AS-Israel Tak Kunjung Sukses Atasi Serangan Balik Iran, 'Epic Fury' Diledek Jadi 'Epic Failure'