Suara.com - Kasubid Penmas Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak mengatakan tiga pelaku pembunuhan perempuan terborgol di Cisauk, Tangerang, Banten terancam hukuman mati.
Ketiga pemuda itu dijerat dengan Pasal 340 dan 339 KUHP tentang pembunuhan berencana.
“Ancaman hukumannya pidana mati, penjara seumur hidup, atau paling lama 20 tahun,” tegas Reonald di Jakarta, Jumat (18/7/2025).
Sebelumnya diwartakan mayat perempuan terborgol yang ditemukan di semak-semak Desa Cibogo, Cisauk rupanya adalah korban pembunuhan sadis.
Korban yang berinisial APSD (22), dianiaya, diperkosa sebelum dibunuh oleh tiga orang pemuda yakni RRP (19) yang adalah mantan kekasihnya, IF (21) dan AP (17). Ketiganya kini telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.
Reonald menjelaskan, motif pembunuhan dipicu dendam pelaku terhadap korban yang menagih utang Rp 1,1 juta melalui status WhatsApp.
“Pelaku RRP membunuh korban karena merasa sakit hati atau dendam setelah ditagih utang,” ujar Reonald kepada wartawan.
Kejadian bermula saat RRP mengajak korban bertemu di rumah milik AP pada Senin, 7 Juli 2025. Kepada korban, RRP berdalih akan membayar utangnya. Namun, para pelaku sudah lebih dulu menyiapkan senjata tajam, borgol, dan obeng.
Setibanya korban di lokasi dan kembali menagih utangnya, RRP justru menyerang. Ia memiting leher dan membekap mulut korban hingga tersungkur ke tanah. IF dan AP ikut membantu dengan memborgol tangan korban dan menahannya.
Baca Juga: Tangan Terborgol, Wanita Muda Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Membusuk di Perumahan Cisauk Tangerang
Dalam kondisi tak berdaya, korban kemudian diperkosa secara bergantian oleh ketiga pelaku. Setelah itu, korban dibawa ke lahan kosong yang hanya berjarak 30 meter dari lokasi, lalu dihabisi menggunakan pisau, obeng, gunting, dan batu.
Usai menghabisi nyawa korban, jasadnya ditutupi dengan tanaman liar agar tak mudah ditemukan. RRP juga membawa kabur Vespa matik milik korban.
Jasad korban baru ditemukan sembilan hari kemudian, pada Rabu, 16 Juli 2025, setelah warga mencium bau busuk dari semak-semak.
Polisi kemudian bergerak cepat melakukan penyelidikan. Sehari setelah temuan jasad, ketiga pelaku ditangkap di lokasi berbeda: RRP di Tegal, Jawa Tengah; AP di Serpong, Tangerang Selatan; dan IF di Parung Panjang, Bogor.
Berita Terkait
-
Misteri Mayat Perempuan Terborgol di Cisauk Terpecahkan: Pembunuhan Sadis Berlatar Utang
-
Tragedi Cisauk: Jasad Wanita Ditemukan Terborgol, Kronologi Penemuan yang Bikin Merinding
-
Misteri Mayat Wanita Terborgol di Cisauk, Cerita 'Horor' Kaki Manusia dan Bau Busuk Menyengat
-
Jasad Perempuan Terborgol Ditemukan di Semak-Semak Cisauk
-
Tangkap 3 Pelaku Pembunuh Wanita Tewas Diborgol di Cisauk, Polisi: Motif Masih Didalami!
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin
-
Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu
-
Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra
-
Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah
-
Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap
-
Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan
-
Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima
-
Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas
-
Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat