Suara.com - Sebuah tragedi keluarga mengguncang kawasan Kebon Nanas, Jakarta Timur, setelah seorang pria berinisial B tega menghabisi nyawa kakak kandungnya sendiri, berinisial D, dengan senjata tajam. Pelaku sempat melarikan diri lintas provinsi, namun berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian di Kuningan, Jawa Barat.
Peristiwa nahas tersebut terjadi di samping Pos Polisi Kebon Nanas. Pelaku B menyerang korban hingga terkapar bersimbah darah, lalu langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.
"Korban sempat dibawa ke RS Duren Sawit untuk mendapatkan perawatan," kata Kapolsek Jatinegara, Kompol Samsono, pada Senin (21/7/2025).
Meski telah mendapat penanganan medis, nyawa korban D tidak dapat diselamatkan. Ia mengembuskan napas terakhirnya pada Sabtu (19/7), sehari setelah insiden penyerangan tersebut.
Setelah menerima laporan dari pihak keluarga, polisi segera bergerak melakukan penyelidikan. Meskipun pelaku sudah kabur dari kediamannya, aparat berhasil melacak keberadaannya.
"Pelaku sudah ditangkap di wilayah Kuningan, Jawa Barat. Saat ini perkaranya telah ditarik untuk ditangani oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya," tegas Kompol Samsono.
Kini, pelaku B telah digelandang ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan intensif. Namun, motif di balik tindakan keji tersebut masih menjadi misteri. Penyidik masih bekerja keras untuk mendalami apa yang memicu pelaku tega membunuh abangnya sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
Terkini
-
Kejagung Geledah Dua Tempat Penukaran Uang Asing Terkait Dugaan Korupsi Ekspor Pome
-
Bikin Pemotor Jatuh, Menyoal Kualitas Perbaikan Jalan Juanda Depok yang Cepat Rusak Total
-
6 Fakta Oknum Guru PNS di Tangsel Cabuli 16 Siswa: Diduga Penyuka Sesama Jenis
-
Ruang Terbuka Hijau Masih Tertahan di 5 Persen, Pemprov DKI: Kami Coba Capai 30 Persen pada 2045
-
Tak Lagi 'Anak Tiri', RUU Jabatan Hakim Usulkan Hakim Ad Hoc Jadi Pejabat Negara
-
Kasus Chromebook: Eks Dirjen PAUD Sebut Integritas Nadiem Sebagai Menteri Sangat Kuat
-
SKKL Rising 8 Mulai Digelar, Perkuat Jalur Digital IndonesiaSingapura Kapasitas 400 Tbps
-
Mendagri Dorong Percepatan Realisasi Pengembalian TKD bagi Pemda di 3 Provinsi Terdampak Bencana
-
Minta RUU Pidana Mati Segera Dibahas DPR, Wamenkum Usul Metode Suntik dan Kursi Listrik
-
Pegawai SPPG Mau Dijadikan ASN, Alvin Lie Punya Kekhawatiran seperti Ini