Suara.com - Gugatan perdata senilai Rp1,5 miliar kini membayangi pakar telematika Roy Suryo, menandai babak baru dari polemik panjang dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo.
Gugatan ini dilayangkan oleh mantan Wakil Menteri Desa, Paiman Raharjo, melalui kuasa hukumnya, Farhat Abbas.
Pakar telematika Roy Suryo merespons gugatan perdata Rp1,5 miliar yang diarahkan kepadanya dengan sikap tak terduga.
Alih-alih mempersiapkan pembelaan serius, ia justru menertawakan langkah hukum yang diambil mantan Wamendes PDTT, Paiman Raharjo.
"Ah itu kita ketawain aja, bukan levelnya," ujar Roy sambil tersenyum saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21/7/2025).
Gugatan bernilai fantastis itu didaftarkan oleh pengacara Farhat Abbas di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat atas nama kliennya, Paiman Raharjo.
Farhat menuduh Roy Suryo dan beberapa tokoh lainnya telah menyebarkan fitnah keji di media sosial.
Secara spesifik, Paiman merasa dirugikan karena dituding sebagai aktor intelektual di balik dugaan pemalsuan ijazah Presiden Jokowi yang disebut-sebut dibuat di Pasar Pramuka.
Menurut Farhat, tudingan tersebut tidak berdasar dan telah merusak nama baik kliennya.
Baca Juga: Roy Suryo Protes Jokowi Mangkir Panggilan Polisi: Ngaku Sakit Tapi Hadiri Kongres PSI
Ia menegaskan bahwa Bareskrim Polri sebelumnya sudah menyatakan ijazah milik Jokowi adalah asli.
"Fakta itu pula yang menjadi dasar penghentian laporan yang diajukan Roy Suryo dan rekan-rekannya terkait dugaan ijazah palsu Jokowi," klaim Farhat dalam keterangannya.
Gugatan terhadap Roy Suryo Cs telah resmi teregister di PN Jakarta Pusat pada Senin, 14 Juli 2025, dengan sidang perdana dijadwalkan berlangsung pada 29 Juli 2025.
Selain Roy Suryo, gugatan ini juga menyasar sejumlah nama lain yang dikenal vokal menyuarakan isu serupa, di antaranya dokter Tifauzia Tyassuma (dikenal sebagai dr. Tifa), Kurnia Tri Royani, dan Rismon Hasiholan Sianipar.
Mereka semua kini berada dalam satu barisan menghadapi tuntutan ganti rugi materiel dan imateriel dari pihak Paiman Raharjo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Bahas Kereta Listrik, Mahasiswa: Jangan Sampai Cuma Pindah Beban Karbon ke Kementerian Sebelah
-
Ironi Harta Miliaran Bupati Pati dan Walkot Madiun: Sama-sama Terjaring OTT KPK, Siapa Paling Kaya?
-
Komisi A DPRD DKI Soroti 'Timing' Modifikasi Cuaca Jakarta: Jangan Sampai Buang Anggaran!
-
Pakai Jaket Biru dan Topi Hitam, Wali Kota Madiun Maidi Tiba di KPK Usai Terjaring OTT
-
Horor di Serang! Makam 7 Tahun Dibongkar, Tengkorak Jenazah Raib Misterius
-
Kubu Nadiem akan Laporkan 3 Saksi ke KPK, Diduga Terima Duit Panas Chromebook, Siapa Mereka?
-
Wajah Baru Kolong Tol Angke: Usulan Pelaku Tawuran Disulap Jadi Skate Park Keren
-
Deretan 'Dosa' Bupati Pati Sudewo: Tantang Warga, Pajak 250 Persen, Kini Kena OTT KPK
-
Stop 'Main Aman', Legislator Gerindra Desak Negara Akhiri Konflik Agraria Permanen
-
Detik-detik Mencekam Polisi Rebut Kaki Ibu dari Cengkeraman Buaya 3 Meter di Tarakan