"Kejadiannya sedang kami lakukan penyelidikan," ungkap Joko kepada media.
"Untuk penyebab gantung dirinya, kita masih lakukan penyelidikan."
Tragedi ini memicu gelombang simpati dan kemarahan dari warganet. Banyak yang mengecam tindakan perundungan dan mendesak agar kasus ini diusut tuntas.
Sebuah video yang menunjukkan momen saat wali kelas mencoba memeluk sang ibu di rumah duka menjadi sorotan. Terlihat jelas ibu korban yang berduka memalingkan wajah, sebuah gestur yang ditafsirkan publik sebagai ungkapan kekecewaan mendalam terhadap pihak sekolah yang dianggap lalai.
"Saat wali kelasnya meluk ibunya, ibunya buang muka. Nyesek banget pasti hatinya," komentar seorang warganet.
"Guru dan sekolah GAGAL melindungi anak didiknya. Usut tuntas! Jangan sampai ada korban lagi," timpal warganet lainnya.
Publik juga menyoroti dugaan keterlibatan oknum guru dalam perundungan, yang disebut-sebut sempat memarahi korban di depan kelas.
Akibat tekanan publik yang masif, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turun tangan dengan menonaktifkan sementara Kepala SMAN 6 Garut untuk mempermudah proses investigasi.
Kasus ini menjadi pengingat keras bagi dunia pendidikan tentang bahaya laten perundungan dan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan suportif bagi setiap siswa.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Copot Kepala SMAN 6 Garut Buntut Kasus Siswa Bunuh Diri Karena Dibully
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Bukan Cuma 28, Satgas PKH Ungkap Potensi Gelombang Baru Pencabutan Izin Perusahaan Pelanggar Hutan
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam
-
Mensos Paparkan Data Bencana Januari 2026: 34 Titik Melanda Indonesia, Jawa Jadi Wilayah Terbanyak
-
12 Aparat Hukum Diduga Perkosa Seorang Ibu di Papua, Saksi Mata Ungkap Kronologi Pilu
-
Mensos: Indonesia Resmi Miliki Data Tunggal DTSEN, Tak Ada Lagi Kementerian Punya Data Sendiri
-
Dua Bulan Bencana Sumatra: 1.204 Korban Meninggal, Ratusan Orang Hilang
-
Kemensos Butuh Rp2 Triliun Tangani Pasca-Bencana Sumatra, Anggaran Tersedia Baru Rp600 Miliar
-
KPK Ungkap Perusahaan Rudy Tanoesoedibjo Tak Salurkan Bansos
-
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Menlu Sugiono: Saya Baru Dengar Sekarang