Suara.com - Kedatangan mantan Presiden Jokowi ke acara Reuni 45 Tahun Angkatan 80 Fakultas Kehutanan UGM pad Sabtu (26/7/2025) hari ini menjadi sorotan sejumlah pihak, tak terkecuali Pegiat media sosial Dokter Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa. Lewat cuitan di akun X, Dokter Tifa justru melontar ucapan nyinyir atas kehadiran Jokowi ke acara reuni UGM itu.
"Semoga ini reuni yang terakhir yang dia datangi," cuit Dokter Tifa dilihat pada Sabtu siang.
Nyinyiran Dokter Tifa tak lepas dari polemik ijazah Jokowi yang tuding palsu. Aktivis yang merupakan alumnus UGM itu juga mendesak agar kasus ijazah segera bisa dituntaskan. Pasalnya, Dokter Tifa menganggap sudah banyak korban yang menanggung 'dosa' gegara kasus tudingan ijazah Jokowi palsu mencuat ke publik.
"Saya ingin perkara Ijazah selesai. Mau tetap ngeyel punya ijazah asli atau ngaku tidak punya ijazah asli," tulisnya.
"Saya kasihan dengan begitu banyak orang yang harus menanggung dosa jariyah," sambungnya.
Dalam unggahannya itu, Dokter Tifa juga memamerkan foto lawas berisi sederet mahasiswa-mahasiswi yang sedang mengenakan jas dan toga wisuda. Dokter Tifa diduga menyindir Jokowi yang tidak ikut serta dalam foto wisuda tersebut.
"Btw, Sampai sekarang saya masih belum nemu yang mana dia di foto ini," sindirnya.
Di tengah drama ijazah yang makin memanas, Jokowi yang didampingi sang istri, Iriana Jokowi ikut menghadiri acara Reuni 45 Tahun Angkatan 80 Fakultas Kehutanan UGM pada hari ini.
Saat tiba di UGM, Jokowi terlihat mengenakan kemeja putih lengan panjang dan celana hitam. Sementara, Iriana tampil anggun dalam balutan kebaya.
Baca Juga: Akal Bulus Dibongkar KPK, Ridwan Kamil Catut Nama Pegawai Demi Samarkan Kepemilikan Kendaraan
Keduanya disambut hangat oleh para alumni dan panitia yang telah menantikan kehadiran mereka sejak pagi.
Di sisi lain, kasus ijazah yang dilaporkan oleh Jokowi telah ditingkatkan ke tahap penyidikan oleh Polda Metro Jaya.
Terungkap ada 12 terlapor setelah kasus tersebut ditingkatkan ke tahap penyidikan. Adapun nama-nama terlapor itu di antaranya adalah Dokter Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa, Roy Suryo, Rismon Sianipar, Eggi Sudjana, Damai Hari Lubis, Rustam Effendi, Rizal Fadillah, Kurnia Tri Royani.
Lalu, Mikkael Benyammin Sinaga, Nurdian Noviansyah Susilo, Ali Ridho alias Aldo Husein, dan Abraham Samad.
Kekinian polisi juga sedang menguji ijazah SMA dan S1 milik Jokowi ke Laboratorium Forensik (Labfor). Hal itu setelah polisi menyita ijazah Jokowi saat menjalani pemeriksaan di Polresta Solo, beberapa waktu lalu.
Berita Terkait
-
Akal Bulus Dibongkar KPK, Ridwan Kamil Catut Nama Pegawai Demi Samarkan Kepemilikan Kendaraan
-
Luapkan Uneg-uneg! Gibran: Saya Bahas Kemenyan Ribut, AI Ribut, Apa Salahnya?
-
Heboh Umpatan 'Brengsek' Prabowo Gegara Tak Disediakan Kopi, Cak Imin Kepergok Nyengir!
-
Pede Roy Suryo dkk Bakal Dibui, Silfester Matutina soal Drama Ijazah Jokowi: Ini Sudah Game Over!
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade
-
Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!
-
Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan
-
Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu
-
Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!
-
WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun
-
Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat
-
Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel
-
SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran