Suara.com - Presiden Prabowo Subianto batal hadir di acara pelantikan pamong praja muda di kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Rencananya, Prabowo diagendakan melantik langsung 1.110 calon pamong praja muda lulusan IPDN angkatan XXXII (32), Senin (28/7/2025).
Pembatalan kehadiran Prabowo di IPDN dikonfirmasi Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya.
"Ya betul. Baru saja kami menerima informasi pembatalan," kata Bima kepada wartawan, Senin (28/7/2025).
Bima menjelaskan alasan kepala negara batal hadir ke IPDN. Ia menyebut bahwa Prabowo akan melakukan pertemuan penting dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim di Jakarta, hari ini.
"Presiden dijadwalkan akan melakukan pertemuan penting dengan PM Malaysia Anwar Ibrahim sore ini di Jakarta. Tentu memerlukan persiapan untuk pertemuan tersebut," kata Bima.
Selain dijadwalkan bertemu PM Malaysia, Bima menyampaikan ada agenda lain presiden di Istana.
"Selain itu juga ada agenda di Istana terkait dengan kordinasi pemerintahan," kata Bima.
PM Anwar Ibrahim Dituntut Turun Tahta
Baca Juga: PM Anwar Ibrahim Dituntut Turun Tahta, Ini Keadaan Ekonomi Malaysia
Masyarakat Malaysia berbondong-bonding turun ke jalan untuk menuntut Perdana Menteri Anwar Ibrahim mundur. Hal ini lantaran, kebijakan pemerintah saat ini dianggap tak berhasil dan menyengsarakan masyarakat.
Atas kekecawaan itu, 20.000 orang pun tumpah ruah melakukan aksi demo dan mengajukan beberapa tuntutan.
Terlepas dari hal itu, sebenarnya seperti dinukil dari Reuters, perekonomian Malaysia mencatat pertumbuhan sebesar 4,5 persen pada kuartal kedua (Q2) 2025 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Laju ini stabil dibandingkan kuartal sebelumnya, ditopang oleh konsumsi domestik yang kuat dan pertumbuhan sektor manufaktur yang konsisten, meski ekspor mengalami perlambatan.
Pada kuartal pertama (Q1), produk domestik bruto (PDB) Malaysia tumbuh 4,4 persen secara tahunan. Angka ini mencerminkan perlambatan dari akhir tahun 2024 akibat menurunnya produksi minyak dan gas, meskipun belanja rumah tangga tetap kuat dan investasi terus berkembang secara stabil.
Menurut Departemen Statistik Malaysia, pertumbuhan pada periode April hingga Juni terutama terdorong oleh ketahanan permintaan konsumen, meskipun menghadapi tantangan dari ketidakpastian global.
Berita Terkait
-
Gejolak di Asia Tenggara, Pimpinan DPR 'Colek' Prabowo untuk Damaikan Thailand-Kamboja
-
Perang Meletus, DPR Uji Nyali Prabowo jadi Pendamai Konflik Thailand vs Kamboja, Berani?
-
Heboh Umpatan 'Brengsek' Prabowo Gegara Tak Disediakan Kopi, Cak Imin Kepergok Nyengir!
-
Klaim Prabowo Akurat, BPS Rilis Angka Penduduk Miskin Ekstrem RI Anjlok 1,18 Juta Jiwa!
-
Tabligh Akbar Habib Rizieq Ditolak Berujung Ricuh, FPI ke Prabowo: Bubarkan Ormas PWI-LS!
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
Terkini
-
Sudah Temui Sudrajat Pedagang Es Jadul, Komandan Kodim: Masalah Selesai Secara Kekeluargaan
-
Akui Salah Terapkan Pasal di Kasus Hogi Hinaya, Kapolresta Sleman Minta Maaf kepada Rakyat Indonesia
-
Buruh Jakarta Masih Ngotot Tolak Gaji Rp5,7 Juta, Pramono Anung: Urusan UMP Sudah Selesai!
-
KPK Periksa Seorang Pegawai BUMN dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Digitalisasi SPBU Pertamina
-
Ada Demo di Depan Kantor Wapres Kebon Sirih, Massa Aksi: Ijazahmu Mana?
-
Satpol PP DKI Bakal Gelar Operasi Senyap Sasar Peredaran Tramadol di Jakarta
-
Berawal dari Teguran, Warga Cengkareng Justru Jadi Korban Keganasan Pencuri Kabel
-
Anggota Komisi III DPR 'Semprot' Kapolres Sleman: Kalau Saya Kapolda, Anda Sudah Saya Berhentikan
-
Viral Kasus Penjual Es Gabus: Polisi Bantah Ada Penganiayaan, Propam Tetap Lakukan Pemeriksaan
-
5 Fakta Tiga Desa di Nunukan Masuk Malaysia: Bukan Hilang Total, Ini yang Sebenarnya Terjadi!