Suara.com - Nama Ryu Kintaro belakangan mencuri perhatian publik setelah viral sebagai bocah perintis dalam dunia bisnis.
Di usia yang baru menginjak 10 tahun, Ryu telah menunjukkan semangat kewirausahaan yang luar biasa, dengan menjalankan berbagai lini usaha dan menghasilkan uang dari ide-ide kreatifnya.
Dalam berbagai podcast dan konten media sosial, Ryu dikenal sebagai anak yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berani mengambil risiko, konsisten, dan disiplin.
Dibesarkan dari lingkungan keluarga pengusaha, ia tidak sekadar mengandalkan privilese, tapi juga aktif membangun reputasi bisnisnya sendiri.
Lalu, apa saja usaha yang pernah dijalankan oleh bocah kelahiran 4 April 2015 ini?
1. Usaha Ayam Krispi Gerobakan
Perjalanan bisnis Ryu dimulai saat ia berusia 7 tahun. Pada ulang tahunnya yang ke-7, orang tuanya menghadiahkan sebuah usaha ayam krispi gerobakan.
Uniknya, proses jualan pertamanya dilakukan dengan cara yang tidak biasa, Ryu berjualan ayam krispi dan susu segar dari mobil mewah Lexus milik keluarganya.
Usaha ini menjadi titik awal kecintaan Ryu terhadap dunia wirausaha. Ia belajar bagaimana menawarkan produk, memahami selera konsumen, hingga mengelola keuntungan dan biaya operasional, tentu saja dengan pendampingan orang tuanya.
2. Bisnis Jamu Kekinian “Tjap Nyonya Enak”
Salah satu bisnis yang kini masih aktif dijalankan Ryu adalah Tjap Nyonya Enak, sebuah brand jamu kekinian yang dikemas secara modern agar lebih disukai generasi muda.
Baca Juga: Ahmad Alimuddin, Waketum Pendukung Prabowo-Gibran (RPGM) Viral di Grup FWB
Merek ini sebelumnya dikenal sebagai Tjap Nyonya Kaya, dan kini mengalami rebranding untuk memperluas pasar.
Dalam menjalankan usaha ini, Ryu terlibat langsung dalam pengembangan produk dan pemasaran.
Penggajian karyawan pun berasal dari pendapatan usaha Ryu, meskipun secara teknis uang tersebut masih dikelola orang tuanya karena ia belum cukup umur untuk mengelola dana dalam jumlah besar.
3. Kanal YouTube dan Konten Edukasi Bisnis
Selain bisnis fisik, Ryu juga aktif sebagai konten kreator di YouTube dan media sosial lainnya.
Kontennya banyak mengangkat tema bisnis, manajemen keuangan, hingga motivasi untuk anak-anak dan remaja.
Ia mulai membuat vlog sejak usia 5 tahun dan kini dikenal sebagai salah satu kreator cilik yang memiliki pengaruh besar di dunia digital.
Tag
Berita Terkait
-
Ahmad Alimuddin, Waketum Pendukung Prabowo-Gibran (RPGM) Viral di Grup FWB
-
Bikin Melongo! Segini Penghasilan Ryu Kintaro 'Bocah Perintis' yang Lagi Viral
-
6 Fakta Yusuf Tersangka Penipuan di Jombang: Dulu Viral di Kolong Jembatan, Kini Jual Motor Kerabat!
-
Viral Staf Kemenhut Minta Video Drone, Warganet Sindir Balik soal Izin Berbayar
-
Oprah Winfrey Dikecam Halangi Warga Evakuasi Tsunami di Hawaii, Simak Kronologinya
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
Terkini
-
Arkadia Digital Media akan Gelar Seminar Nasional Profesionalisme Penegakan Hukum dan Iklim Usaha
-
Gaza Diserang, Prabowo Komunikasi ke Board of Peace
-
Sempat Picu Korban Jiwa, Polisi Catat 1.000 Titik Jalan Rusak di Jakarta Mulai Diperbaiki
-
Jelang Hadapi Saksi, Nadiem Makarim Mengaku Masih Harus Jalani Tindakan Medis
-
Propam Pastikan Bhabinkamtibmas Tak Aniaya Pedagang Es Gabus, Aiptu Ikhwan Tetap Jalani Pembinaan
-
Singgung Alasan Medis Nadiem Makarim, Pengacara Minta Penahanan Dibantarkan
-
Israel Kembali Serang Gaza, Komisi I DPR Minta RI Lebih Aktif Tekan Institusi Internasional
-
Febri Diansyah: Dialog Publik soal Fakta Sidang Bukan Obstruction of Justice
-
Ekonom UGM: Iuran Dewan Perdamaian Bebani APBN, Rakyat Bersiap Hadapi Kenaikan Pajak
-
Pengamat: Pernyataan Menhan Soal Direksi Himbara Di Luar Kapasitas