Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tak kuasa menahan tangis saat melihat kedatangan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, ke arena Kongres XI PDIP di Nusa Dua, Bali, Sabtu (2/8/2025).
Mega yang saat itu sedang menyampaikan pidato politik setelah kembali dikukuhkan sebagai Ketua Umum PDIP, dikagetkan dengan kehadiran Hasto.
Suasana yang tadinya hening, tiba-tiba riuh. Para peserta Kongres ke-6 PDIP teriak, Merdeka, merdeka,' sambil bertepuk tangan ketika melihat Hasto memasuki arena kongres.
Mereka mengelu-elukan Hasto. Mengenakan seragam PDIP warna merah dan peci hitam, orang nomor 2 di PDIP itu langsung menuju ke atas podium tempat Mega berpidato.
Mega sumringah melihat kedatangan Hasto. Hasto langsung mencium tangan putri Proklamator Bung Karno itu. Momen sentimentil itu membuat Megawati tak kuasa menahan tangis.
"Mega, Mega, Mega," seru para kader PDIP. Mereka lalu menyanyikan lagu untuk Megawati sambil bertepuk tangan. "Merdeka... Merdeka...." teriak Megawati disambut teriakan merdeka dari para kader PDIP.
"Ternyata seperti yang saya katakan, 'Satyam eva jayate' kebenaran itu pasti menang. Alhamdulillah Tuhan memberikan apa yang telah diinginkan oleh beliau (Hasto)," ujar Mega.
"Saya tadinya berdoa tapi tidak terlalu berharap bahwa yang namanya Pak Hasto berada kembali di sekeliling kita," ujar Megawati sambil menahan tangis.
"Maka ingatlah apa yang tadi baru saya katakan, harus teguh, harus setia karena itulah anugerah sebenarnya kepada manusia dari Allah SWT," lanjut Mega.
Baca Juga: Dipenjara Era Jokowi, Doktor IPB Ongen: Terima Kasih Amnestinya Pak Prabowo
Hasto Kristiyanto resmi bebas dari Rumah Tahanan Negara atau Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi setelah memperoleh amnesti dari Presiden Prabowo Subianto. Hasto menginjakkan kaki keluar dari lingkungan Rutan KPK pada Jumat (1/8/2025) malam pukul 21.23 WIB
"Seluruh masyarakat Indonesia dan khususnya seluruh simpatisan anggota dan kader PDI Perjuangan, hari ini, 1 Agustus 2025, saya mengucapkan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa," ujar Hasto usai keluar dari lingkungan Rutan KPK, Jakarta dikutip dari ANTARA.
Menurut Hasto, amnesti yang diberikan Presiden Prabowo untuk dirinya merupakan sebuah keputusan yang ditanggapi dengan penuh rasa syukur.
Oleh sebab itu, dia mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto. "Tentu saja kepada yang terhormat Presiden Prabowo atas keputusan yang memberikan amnesti tersebut," katanya.
Artinya, kata Hasto, Presiden Prabowo menjawab pledoi dirinya tentang keadilan yang hakiki sehingga hak prerogatif digunakan dan telah mendapatkan pertimbangan dari DPR RI.
Selain itu, dia juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Tag
Berita Terkait
-
Dipenjara Era Jokowi, Doktor IPB Ongen: Terima Kasih Amnestinya Pak Prabowo
-
Usai Amnesti Hasto, Megawati Tegaskan PDIP bukan Oposisi
-
Baru Semalam Bebas, Hasto Terpantau Tiba di Bali, Bakal Jadi Sekjen PDIP Lagi?
-
Kembali Pimpin PDIP, Megawati Ingatkan Kader, Jangan Sampai Program Jadi Macan Kertas!
-
Catat Sejarah! Hasto PDIP jadi Tahanan Pertama KPK yang Bebas karena Amnesti
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta