Korupsi karena Serakah atau Terjebak Sistem?
Lebih lanjut, Abraham Samad membedah dua akar utama yang kerap memicu korupsi di lingkungan kementerian.
Pertama, faktor keserakahan individu pejabat yang menyalahgunakan wewenang. Kedua, sistem dan tata kelola yang buruk, yang bisa menjebak pejabat, bahkan mereka yang awalnya tidak berniat korupsi sekalipun.
"Ia juga menyoroti dua faktor utama penyebab korupsi: keserakahan pribadi pejabat dan sistem atau tata kelola yang buruk yang bisa menjebak pejabat, bahkan yang tidak berniat korupsi," jelas Samad.
Perspektif ini menempatkan kasus dana haji dalam dilema besar: Apakah ini murni soal integritas personal pejabat, atau ada sebuah "sistem bobrok" di Kemenag yang memaksa atau membuka celah bagi terjadinya penyelewengan dana umat tersebut?
Sebagai jalan keluar, Samad mendorong adanya pembenahan total dengan membentuk sebuah badan khusus.
"Pembentukan Badan Pengelola Haji (BPH) dinilai bisa menjadi salah satu cara untuk menciptakan tata kelola yang lebih transparan dan akuntabel," sarannya.
Kini, publik menanti dengan napas tertahan setiap langkah yang diambil KPK. Pertanyaan besar yang menggantung di benak publik adalah: Apakah pemanggilan ini akan menjadi babak akhir dari karir politik Yaqut Cholil Qoumas dengan penetapan status hukum baru?
Baca Juga: Di Balik Panggilan KPK untuk Gus Yaqut: Dugaan 'Permainan' Kuota Haji Didalami
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026