Suara.com - Sebuah insiden kekerasan yang tak biasa melibatkan Youtuber otomotif asal Trenggalek, Egen Widi Lasdianto (33), yang lebih dikenal sebagai Mustofa Kepala Jenggot. Ia kini resmi ditahan oleh Polres Tulungagung setelah diduga melakukan penganiayaan terhadap rekannya sendiri, Wahyu Budi Setiawan (36), termasuk menggigit puting korban.
Peristiwa mengejutkan ini terjadi di Showroom Kacunk Motor, Desa Nglampir, Kecamatan Bandung, Tulungagung, pada Rabu (7/5) dini hari lalu. Menurut pihak kepolisian, Mustofa datang ke lokasi dalam kondisi tidak stabil.
"Tersangka datang diduga dalam pengaruh minuman beralkohol," kata Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdianto, Minggu (10/8) sebagaimana dikutip dari unggahan akun Instagram Ilovetrenggalek.
Di lokasi, Mustofa terlibat cekcok dengan korban dan pemilik showroom, Suryono Hadi Pranoto alias K-Cunk. Padahal, ketiganya dikenal sebagai teman dekat yang sering berkumpul bersama. Namun, pertengkaran malam itu berujung pada serangan fisik.
“Mereka ini sebenarnya teman, mereka saling teman. Tapi saat kejadian tersangka diduga melakukan penyerangan,” ujar Ipda Nanang.
Akibat serangan tersebut, korban tidak hanya mengalami luka memar di pipi dan bawah mata akibat pukulan, tetapi juga luka gigitan di bagian dada. Secara spesifik, sang Youtuber menggigit bagian dada Wahyu hingga meninggalkan bekas luka di putingnya.
Luka-luka ini menjadi bukti kuat bagi pihak kepolisian untuk menindaklanjuti kasus tersebut.
“Hasil visum menguatkan bahwa telah terjadi kekerasan terhadap pelapor yang diduga dilakukan tersangka,” kata Nanang.
Setelah dilakukan pemeriksaan pada Kamis (31/7), Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Tulungagung menaikkan status Mustofa menjadi tersangka dan langsung melakukan penahanan.
Baca Juga: Viral Bocah Perempuan di Palas Dituduh Curi Jajanan di Warung, Tangan-Kaki Diikat, Disundut Rokok
Atas perbuatannya yang brutal, Mustofa dijerat dengan Pasal 351 ayat (1) KUHP tentang penganiayaan dan kini harus menghadapi proses hukum.
Berita Terkait
-
Viral Bocah Perempuan di Palas Dituduh Curi Jajanan di Warung, Tangan-Kaki Diikat, Disundut Rokok
-
7 Fakta Bocah Perempuan Disiksa di Padang Lawas: Diikat dan Disundut Rokok, Dituduh Curi Jajanan!
-
3 Fakta Viral Ibu-ibu Dianiaya Saat Antar Anak Sekolah di Tanjung Priok, Korban Luka Memar!
-
Detik-detik Terakhir Putranya Koma, Ibunda Prada Lucky Ungkap Sederet Fakta Mengerikan!
-
Tewas Diduga Disiksa Senior di Barak, Terkuak Cerita Pilu Prada Lucky: Mama Aku Dipukul-Dicambuk!
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa