Gas yang keluar bersama lumpur tersebut adalah gas bumi jenis metana dan dipastikan tidak berbahaya bagi warga sekitar.
"Tentunya sudah kami pastikan saat ini, gas bumi yang keluar bersama semburan lumpur tidak mengandung gas berbahaya," ujar Kepala Bidang Energi Dinas ESDM, Sopian Atiek.
"Yang pasti kalau gasnya itu mengandung gas metana."
4. Sterilisasi Area dan Pemasangan Garis Polisi
Meskipun dinyatakan aman, pihak berwenang tidak mau mengambil risiko. Tim gabungan dari Pemprov, Pemkab Tulang Bawang, dan kepolisian segera melakukan sterilisasi area.
Polisi memasang garis pembatas (police line) di sekitar lokasi untuk mencegah warga mendekat hingga seluruh proses pemeriksaan tuntas.
"Lokasi sudah kita steril. Warga diminta untuk tidak mendekat dulu hingga proses pemeriksaan tuntas,” ujar Kombes Yuni.
5. Sinyal Kuat Adanya 'Harta Karun' Migas
Inilah fakta yang paling menarik. Insiden ini ternyata menjadi pertanda baik bagi potensi energi di wilayah tersebut. Pihak ESDM dan Pemprov Lampung melihat semburan ini sebagai indikasi kuat adanya cadangan minyak dan gas bumi (migas).
Baca Juga: Sampai Dibahas Densu, Pelaku Pembunuhan Bocah 9 Tahun di Tulang Bawang Ditangkap
"Ini pertanda baik karena memang ada indikasi terdapat minyak serta gas di wilayah sekitarnya," kata Sopian Atiek.
Sekda Marindo Kurniawan bahkan menyebut, "ini sebenarnya bisa dilakukan pemanfaatan energi akan tetapi masih perlu analisis serta kajian lebih dalam."
6. Badan Geologi dan Pertamina Dilibatkan
Menindaklanjuti temuan ini, ESDM Lampung bergerak cepat. Mereka telah berkoordinasi dengan Badan Geologi di Bandung untuk melakukan kajian mendalam serta menginformasikan temuan ini kepada pihak Pertamina EP.
"Kami pun sudah menginformasikan ke Pertamina EP terkait ini, sebab Rawajitu secara wilayah kerja masuk ke wilayah kerja mereka," tambah Sopian. Ini menandakan bahwa semburan lumpur di sumur bor warga bisa menjadi titik awal eksplorasi energi yang lebih besar di masa depan.
Berita Terkait
-
Sampai Dibahas Densu, Pelaku Pembunuhan Bocah 9 Tahun di Tulang Bawang Ditangkap
-
Anaknya Tewas Mengenaskan di Tulang Bawang, Sang Ibu Bersimpuh di Depan Denny Sumargo
-
Berwarna! KKN Unila Gelar Kegiatan Mewarnai di SDN 21 Tulang Bawang Udik
-
Semarak Hidup Sehat Bersama KKN Unila 2025 di Cakat Tulang Bawang
-
Usai Kampanye Seharian Di Lampung, Atikoh Ganjar Pilih Menginap Di Ponpes Miftahul Huda Dua Ribu
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia
-
Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil
-
Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan
-
Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time
-
Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu
-
Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini
-
Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya
-
PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut
-
'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup