1. Kejadian di RSUD Sekayu Musi Banyuasin
Peristiwa ini berlangsung di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD Sekayu), yang merupakan fasilitas kesehatan rujukan di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
RSUD Sekayu dikenal sebagai rumah sakit pemerintah yang melayani pasien dari berbagai wilayah, baik yang menggunakan layanan umum maupun ruang perawatan khusus seperti VVIP.
Kejadian ini terjadi di dalam salah satu ruang perawatan, sehingga menambah sensitivitas situasi karena melibatkan pasien dan tenaga medis yang sedang bertugas.
2. Dokter Dipaksa Lepas Masker
Rekaman berdurasi 41 detik tersebut merekam detik-detik ketika seorang dokter RSUD Sekayu didatangi oleh dua pria yang diduga keluarga pasien. Dalam video, keduanya terdengar meminta sang dokter melepas masker.
Permintaan itu disampaikan dengan nada tinggi dan menimbulkan ketegangan. Video ini kemudian tersebar luas di media sosial, memicu perdebatan di kalangan warganet mengenai etika dan keamanan tenaga medis.
3. Keluarga Pegang Leher Dokter
Momen yang paling memicu kemarahan publik adalah ketika salah satu pria terlihat memegang bagian belakang leher dokter dan berupaya memaksa melepas masker. Tindakan ini dinilai sebagai bentuk intimidasi dan pelecehan terhadap tenaga kesehatan.
Padahal, penggunaan masker di rumah sakit merupakan bagian dari SOP untuk mencegah penularan penyakit, apalagi di ruang perawatan pasien yang rentan.
4. Keluarga Pasien Keluhkan Pelayanan Ruang VVIP
Dalam rekaman, salah satu pria menyampaikan keluhan bahwa pelayanan rumah sakit lambat, meski mereka telah menyewa ruang VVIP. Ia mencontohkan penanganan terhadap ibunya yang menurutnya terlalu lama menunggu hasil rontgen dan pemeriksaan dahak.
Keluhan ini menjadi salah satu alasan mereka bersikap emosional, walaupun cara penyampaiannya dinilai tidak tepat oleh banyak pihak.
5. Dokter Spesialis Ginjal
Pihak RSUD Sekayu melalui Kasubag Humas, Dwi, menjelaskan bahwa dokter yang terekam dalam video merupakan dokter spesialis ginjal. Dwi menegaskan bahwa dokter tersebut dikenal sabar dalam menghadapi pasien maupun keluarganya.
Berita Terkait
-
Profil Achmad Syahri As Siddiqi, Anggota DPRD Termuda yang Merokok dan Main Game di Tengah Rapat
-
Viral! Anggota DPRD Jember Terekam Main Game dan Merokok Saat Rapat Bahas Stunting
-
Diduga Tewas Saat Curi Mangga, Keluarga Pelaku Serang Rumah Pemilik Pohon di Bontang
-
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Vanessa Nabila Go Public, Lari hingga Hadiri Acara Bareng
-
Spekulasi Bermunculan soal Kesehatan Kamaruddin Simanjuntak, Penampilan Kurus Sang Pengacara Disorot
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang