Suara.com - Seorang gadis bernama Mila viral di media sosial.
Hal itu karena videonya yang memperlihatkan gaji yang diterimanya dari hasil kerjanya memotong bawang.
Video itu diunggahnya di akun Tik Tok miliknya dengan nama pengguna @sarmil5 pada 6 Agustus lalu.
Mengenakan hijab berwarna biru gelap, Mila membuka gaji hasil kerjanya memotong bawang sebanyak 16 kilogram.
"Aku gajian, karena kemarin aku motong, dan sekarang gajinya sudah turun. ternyata aku dapatnya 16 Kg. Padahal aku cuma bentar loh," kata Mila dengan ekspresi penuh senyum.
Gaji yang diterimanya itu terbungkus sebuah plastik kecil bertuliskan namanya dan jumlah gajinya yang diterimanya.
Gaji yang diterima Mila dari hasil kerjanya memotong bawang sebanyak 16 kilogram, sebesar Rp 11.200.
"Ya Allah, Masya Allah, Tabarakallah. Mila: 16 kilogram, Rp 11.200," ujarnya penuh syukur.
Raut wajah senang semakin terlihat saat mengetahui ternyata yang gaji diterimanya dilebihkan sebesar Rp 800.
Baca Juga: Inikah 'Beban Negara' yang Dimaksud Sri Mulyani? Viral Guru Terjang Hujan Demi Murid
"Dilebihin, jadi Rp 12 ribu. Masya Allah, Alhamdulillah. terimakasih banyak owner yang baik hati," kata Mila dengan nada senang.
Video yang diunggah Mila pun menuai sorotan netizen. Videonya telah ditonton sebanyak 5,3 juta kali, mendapatkan tanda suka sebanyak 379 ribu lebih, dan 6.839 komentar hingga Kamis (14/8/2025).
Video Mila mendapatkan berbagai reaksi dari netizen, seperti yang dituliskan akun @yussi******, "ternyata kita kurang bersyukur."
Ada pula netizen yang meminta nomor rekeningnya.
"Kak, kamu punya rekening atau dana? Aku mau transfer! Aku tambahin 100 ribu! Kamu hebat banget," tulis akun @defa*** memberikan pujian.
Tak hanya itu, seorang netizen bahkan menawarkannya pekerjaan.
"Mbak kerja diaku aja, mau enggak jadi ART, sebulan 2,5 juta," tulis akun @haroem***.
"Motong bawang 16 kg?? Dan cuma dikasih Rp 12 ribu? Ya Allah, banjir mata, lho, motong bawang tuh," tulis akun @dia**.
Berita Terkait
-
5 Fakta WNA Asal Palestina Ngamuk di Hotel Kalibata, Viral Aniaya Diri Pakai Batu hingga Gunting!
-
5 Fakta Viral Ibu-lbu Maksa Minta Sumbangan 17 Agustusan di Surabaya, Patok Rp 500 hingga 1 Juta!
-
Pati Kian Membara! Viral Bupati Sadewo jadi Sasaran Vandalisme: PREMAN, AROGAN, PENIPU RAKYAT!
-
5 Fakta Polemik 'Umi Cinta' di Bekasi: Dari Dugaan Tarif Surga Rp1 Juta Hingga Protes Warga
-
Viral Pengajian Umi Cinta di Bekasi: Bayar Rp1 Juta Masuk Surga, Istri Lawan Suami, Anak Durhaka?
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
Terkini
-
Aksi Guru Madrasah di DPR: Soal PPPK, Tunjangan, dan Ketimpangan Sistem
-
Rampung Akhir Bulan, Taman Bendera Pusaka Bakal Alih Fungsi Jadi 'Waduk' Saat Curah Hujan Tinggi
-
Prabowo Tidak Akan Anugerahkan Tanda Kehormatan ke Kapolri, Ini Alasannya
-
Pertemuan Prabowo dengan Taipan Dikritik: Kontradiktif dengan Semangat Lawan Oligarki!
-
Bukan Inisiatif Prabowo, Ahmad Khozinudin Sebut 5 Pengusaha Panik dan Minta Ketemu
-
Gus Ipul Desak Wali Kota Denpasar Tarik Ucapan Dinilai Menyesatkan Publik
-
Sarmuji Tegas ke Kader Golkar: Jangan Ada Jeruk Makan Jeruk di Koalisi
-
Ungkap Bobroknya Pilkada Langsung, Pengamat Singgung Perbaikan Sistem Pemilu
-
Noel Bongkar Teka-teki Parpol Tiga Huruf Berinisial 'K' di Kasus Korupsi K3 Kemenaker
-
Kelakar Prabowo Jawab Tuduhan Otoriter: Jangan-jangan Rakyat Ingin Itu Sedikit untuk Lawan Koruptor