Filsafat perlawanannya lahir dari pengalaman melihat ketidakadilan dan penindasan secara langsung.
Pelajaran dari Pati untuk Indonesia
Kemenangan rakyat Pati dalam membatalkan kenaikan PBB menjadi preseden penting. Peristiwa ini, menurut Dr. Okky Madasari, menunjukkan bahwa perlawanan yang terorganisir dan masif memiliki kekuatan untuk memaksa penguasa mendengarkan aspirasi publik.
Meski kebijakan telah dibatalkan, pesan yang ditinggalkan jauh lebih besar.
Gerakan di Pati membuktikan bahwa rakyat bukanlah objek pasif dalam pemerintahan, melainkan subjek aktif yang memiliki daya tawar dan kekuatan untuk mengoreksi kebijakan yang keliru.
Di era keterbukaan informasi dan meningkatnya kesadaran politik, model perlawanan seperti di Pati berpotensi terulang di daerah lain jika penguasa abai terhadap suara warganya.
Fenomena ini menjadi sinyal keras bagi seluruh pejabat publik di Indonesia. Bahwa di balik legitimasi formal, terdapat kedaulatan rakyat yang sewaktu-waktu dapat menjelma menjadi gerakan sosial kuat ketika rasa keadilan mereka terusik.
Seperti yang diajarkan Marco seabad lalu, terkadang perlawanan adalah satu-satunya bahasa yang dipahami oleh kekuasaan.
Baca Juga: Kemenangan Rakyat Pati, Sinyal Pembangkangan Sipil yang Berpotensi Menular
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar