Suara.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi memastikan pengajian yang dipimpin oleh Putri Yeni alias Umi Cinta tidak mengandung ajaran yang menyimpang dari Islam. Kesimpulan ini diambil berdasar rapat koordinasi yang digelar pada Kamis (14/8/2025).
Ketua MUI Kota Bekasi, Saifuddin Siroj, mengatakan pertemuan berlangsung sejak pukul 14.00 - 16.00 WIB. Rapat dihadiri oleh Umi Cinta, ketua RW, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bekasi, Forum Kewaspadaan Dini (FKDN) Kota Bekasi, hingga Kepala Badan Kesbangpol.
“Berdasarkan penjelasan langsung dari Ibu Putri Yeni terkait materi pengajian, kami simpulkan bahwa tidak ada indikasi ajaran yang melenceng dari Islam,” jelas Saifuddin.
Meski demikian, rapat menghasilkan empat kesepakatan. Pertama, MUI menegaskan kembali bahwa pengajian Umi Cinta tidak menyimpang.
Kedua, untuk sementara kegiatan pengajian di rumah Umi Cinta dihentikan, sambil mengurus perizinan kepada warga sekitar.
Ketiga, pengajian akan dipindahkan ke Masjid Al-Muhajirin, RW 12, Kelurahan Cimuning.
Keempat, kegiatan pengajian akan mendapatkan pendampingan dari pihak kepolisian, Pemerintah Kota Bekasi, dan MUI Kota Bekasi.
Digeruduk Warga
Rumah Umi Cinta di Perumahan Dukuh Zamrud, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi sempat digeruduk warga pada Minggu (10/8). Mereka resah lantaran selama delapan tahun Umi Cinta dituding menggelar kegiatan pengajian tanpa izin.
Baca Juga: 6 Fakta Pengajian Umi Cinta di Bekasi, Bayar Infak Rp1 Juta Dapat Jaminan Masuk Surga
Video saat warga menggeruduk rumah Umi Cinta ini sempat diunggah oleh akun Instagram @radar_cianjur. Mereka terlihat datang dan membubarkan paksa acara pengajian yang dipimpin Umi Cinta tersebut.
Menurut keterangan warga dan tokoh agama setempat, AB (54), kegiatan yang digelar setiap akhir pekan ini tidak pernah mengantongi izin dari pengurus RT maupun RW.
Keresahan warga juga dipicu oleh berbagai faktor. Selain gangguan lalu lintas akibat parkir kendaraan sekitar 70 jemaah yang memadati jalan perumahan, warga juga menyoroti praktik dalam pengajian tersebut yang dinilai ganjil dan tertutup.
Menurut pengakuan mantan pengikut, jemaah diiming-imingi jaminan masuk surga jika membayar infak sebesar Rp1 juta. Selain itu, ada juga dugaan pungutan rutin sebesar Rp100.000 setiap kali pertemuan.
Namun tuding miring terhadap praktik pengajian Umi Cinta ini telah dipastikan tidak benar. Ketua MUI Kota Bekasi berharap suasana di lingkungan kembali kondusif dan warga dapat menerima klarifikasi yang telah disampaikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Siapa Lucas Trejo? Pesepakbola Argentina Sedih Istri dan 2 Anaknya Tewas di Gempa Venezuela
-
Kemhan Setop Latsarmil SPPI! Latihan Fisik Dikurangi dan Menembak Dihapus Usai 5 Peserta Tewas
-
Komnas Perempuan Minta Maaf, Akui Kasus Penyekapan Yuvita di Bandung Ekstrem dan Sadis!
-
Susul Roy Suryo dan dr Tifa! Tiga Tersangka Kasus Fitnah Ijazah Jokowi Segera Diseret ke Kejaksaan
-
Gudang di Cakung Terbakar Hebat, Damkar Berjibaku Hampir 5 Jam Jinakkan Api
-
Lawan Praperadilan Ketum Kesthuri, KPK: Status Tersangka Korupsi Haji Sah, Bukti Lebih dari Dua!
-
Iran: Prancis Jangan Perumit Situasi dan Provokasi!
-
Hari Ini! Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Bakal Dibui 18 Tahun?
-
Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas
-
Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis