Jika drama tes DNA menyasar ranah personal dan moralitas Ridwan Kamil, pemanggilan oleh KPK membawa pertarungan ke level yang jauh lebih berbahaya: integritas dan hukum.
Serangan di ranah personal bisa dibantah dengan bukti konkret seperti tes DNA. Namun, serangan di ranah hukum, apalagi yang digerakkan oleh lembaga sekelas KPK, memiliki daya rusak yang lebih masif dan berkelanjutan.
Status "terperiksa KPK" atau bahkan sekadar "namanya disebut dalam pusaran korupsi" sudah cukup menjadi amunisi bagi lawan politik untuk membangun narasi negatif.
Publik tidak selalu menunggu vonis pengadilan. Proses penyelidikan yang diliput media secara intens sudah cukup untuk menciptakan keraguan dan menggerus citra "bersih" yang selama ini melekat pada seorang tokoh.
Lisa Mariana, dalam konteks ini, menjadi pion yang sangat strategis. Keterangannya sebagai saksi dari pihak swasta dapat menjadi kunci bagi KPK untuk membongkar dugaan aliran dana atau kesepakatan tersembunyi di balik kebijakan penyertaan modal Pemprov Jabar.
Bagi lawan politik Ridwan Kamil, kehadiran Lisa di gedung Merah Putih adalah sebuah kemenangan narasi, terlepas dari apa pun isi kesaksiannya nanti.
Pemanggilan Lisa Mariana ini menjadi tanda tanya besar, apakah Ridwan Kamil memang ditarget untuk dihancurkan secara personal? Lalu siapakah sutradaranya?
Berita Terkait
-
Apa Langkah Ridwan Kamil dan Lisa Mariana Setelah Hasil Tes DNA?
-
Geram dengan Hasil Tes DNA, Lisa Mariana Ancam Bakal Bongkar Rahasia Ridwan Kamil ke KPK
-
Lisa Mariana Diperiksa KPK Besok, Bakal Dikorek soal Aliran Duit Korupsi Bank BJB Ratusan Miliar
-
Hasil Tes DNA Ridwan Kamil dan Anak Lisa Mariana Negatif, Atalia Praratya Bereaksi
-
Deretan Tokoh Publik yang Menempuh Tes DNA di Tengah Skandal Anak Kandung
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Prabowo Pimpin Sumpah Hakim MK Pengganti Anwar Usman, Anggota Ombudsman dan Duta Besar
-
Polda Metro Dalami Laporan Terhadap Saiful Mujani Buntut Seruan Gulingkan Prabowo
-
Bukan di Hari Jumat, Pemda DIY Pilih Rabu Jadi Hari WFH bagi ASN, Ini Alasannya
-
Ternyata Parkir Resmi! Dishub Akui Kesalahan Pola Parkir di Akses MRT Lebak Bulus yang Bikin Macet
-
Connie Bakrie Duga Kuat Kasus Andrie Yunus Operasi Intelijen Terstruktur, Ini Indikatornya
-
Bisakah Taman Kota Kurangi Banjir? Memahami Solusi Berbasis Alam di Jabodetabek
-
Iran Bantah Serangan Drone ke Negara Teluk Saat Gencatan Senjata
-
Teka-teki Kematian Bos Tenda di Cibitung: Tewas Penuh Luka, Perampokan atau Dendam?
-
6 Jet Tempur Milik TNI AU Kawal Penerbangan Presiden Prabowo ke Magelang