"Pak Cholil, LMK-LMK ini juga harus kita audit. Jangan ini menjadi rente baru. Ini penting sekali," kata Willy.
Politisi Partai NasDem ini juga mengingatkan pentingnya kearifan lokal agar tidak semua karya, terutama yang bersifat tradisional, serta-merta dikomersialisasi.
"Tadi yang tradisional-tradisional juga, nanti saya nyanyi Barek Solok, nanti ditarik royalti, mati saya, Pak. Kita ingin memiliki asas keadilan, tapi juga ada norma di mana tidak semuanya harus diuangkan," ujarnya.
Willy memastikan bahwa DPR bersama pemerintahan baru berkomitmen penuh untuk menyelesaikan persoalan ini.
Ia berjanji pembahasan revisi UU Hak Cipta akan segera dimulai, dengan fokus awal pada industri musik yang dinilainya paling membutuhkan perhatian.
"Kita habis ini akan membahas UU Hak Cipta karena ini pemerintahan baru punya komitmen terhadap Bapak-bapak semua," kata Willy.
"Tapi karena tadi dibilang sama Bu Dangdut itu, 'kalau enggak rusuh, enggak dibahas'. Nah, kita mulai dari musik. Dangdut kan, the music of my country," tutupnya yang disambut tawa hadirin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
4 Personel Brimob Diamankan Usai Insiden Penembakan di Tambang Ilegal Bombana
-
Merangkak Pulang dari Semak Belukar: Kisah Nenek Saudah Korban Perlawanan terhadap Mafia Tambang?
-
Tunjangan Hakim Karir Tembus Rp110 Juta, Hakim Ad Hoc Ancam Mogok Sidang 12-21 Januari
-
Respons Istana soal Beredar Perpres Tugas TNI Atasi Terorisme
-
Aceh Masih 'Lumpuh', Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Hingga 22 Januari
-
Rekrutmen TNI AD 2026: Jadwal, Syarat Pendidikan, Batas Usia, dan Ketentuan Fisik
-
Jaksa Incar Aset Mewah Nadiem, Izin Sita Tanah-Bangunan di Dharmawangsa Diajukan ke Hakim
-
Anggota DPRD DKI Minta Bank Jakarta Benahi Keamanan Siber Sebelum IPO 2027
-
Pulang Nongkrong Ditangkap Polisi, Orang Tua Terdakwa Demo Berharap Bisa Idul Fitri Bersama Anak
-
Niat Kencan Berujung Petaka: AP Dituntut 1 Tahun Bui, Diduga Korban Salah Tangkap Demo Agustus