Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan tertinggi negara, Bintang Republik Indonesia Utama, kepada sejumlah pimpinan lembaga tinggi negara. Nama-nama besar di panggung politik, mulai dari Ketua DPR Puan Maharani yang berasal dari PDIP hingga para petinggi Partai Gerindra seperti Ketua MPR Ahmad Muzani dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, turut menerima penghargaan prestisius ini.
Penganugerahan yang didasarkan pada serangkaian Keputusan Presiden ini menjadi sorotan, menyoroti dinamika dan manuver politik di awal pemerintahan Prabowo.
Dalam upacara penganugerahan, dibacakan alasan mengapa Puan Maharani layak menerima Bintang Republik Indonesia Utama. Menurut Istana, Puan dinilai telah berjasa sangat luar biasa di bidang politik dan pembangunan nasional.
Kontribusi tersebut antara lain melalui kepemimpinannya dalam memperkuat fungsi parlemen, memperjuangkan peran perempuan dalam politik, serta dukungannya terhadap berbagai kebijakan strategis nasional.
Petinggi Gerindra dan Ketua DPD Juga Kebagian
Selain Puan, para 'tangan kanan' Prabowo di parlemen juga menerima penghargaan serupa.
- Ketua MPR Ahmad Muzani: Dianggap sangat berjasa dalam bidang politik dan demokrasi, mengawal kebijakan strategis, serta memperkuat fungsi pengawasan parlemen.
- Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad: Dinilai berjasa luar biasa dalam bidang politik dan kebangsaan melalui kepemimpinannya di legislatif serta perannya dalam penguatan sistem demokrasi.
Sementara itu, Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin juga dianugerahi Bintang Republik Indonesia Utama atas jasanya di bidang politik dan kepemudaan, terutama dalam advokasi pemberdayaan pemuda dan penguatan ekonomi daerah.
Penganugerahan tanda jasa tertinggi secara 'borongan' kepada para pucuk pimpinan legislatif ini dinilai banyak pihak sebagai sebuah manuver politik dari Presiden Prabowo.
Langkah ini dilihat sebagai upaya untuk merangkul semua kekuatan politik besar dan menjaga harmoni antara Istana (eksekutif) dan Senayan (legislatif). Pemberian penghargaan kepada Puan Maharani, yang partainya memposisikan diri sebagai penyeimbang, memiliki makna simbolis yang sangat kuat dalam konteks rekonsiliasi politik pasca-Pilpres.
Baca Juga: Disebut Bantu Ekonomi Nasional, Prabowo Anugerahi Haji Isam Bintang Mahaputera Utama
Pemberian tanda jasa ini secara resmi didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 73 hingga 78 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi