Kawasan-kawasan ini seketika berubah menjadi medan ketegangan antara aparat dan demonstran.
Di tengah kekacauan yang meluas hingga ke Pejompongan, aparat mengerahkan kendaraan taktis untuk membubarkan dan memecah konsentrasi massa.
Satu unit rantis Brimob jenis Barakuda terlihat aktif melakukan manuver, melaju di antara kerumunan warga dan demonstran yang memadati jalan.
Affan Kurniawan, yang saat itu mengenakan atribut ojol lengkap, berada di tengah situasi tersebut. Sebagai pekerja jalanan, ia terjebak dalam pusaran konflik yang tak terhindarkan.
Kesaksian kawan
Menurut kesaksian Didin Indrianto, rekan sesama ojol yang berada persis di samping korban, Affan terjatuh dari sepeda motornya akibat suasana yang panik dan kacau.
Posisinya yang terjatuh membuatnya berada tepat di jalur laju kendaraan rantis yang tengah bergerak.
Melihat Affan terkapar di aspal, massa di sekitar lokasi sontak panik. Mereka secara spontan berteriak histeris ke arah kendaraan rantis, berusaha memberi peringatan bahwa ada seseorang di bawah kolong mobil.
"Padahal sempat ditahan sama massa, sudah teriak ada gojek di bawah!" ungkap Didin.
Baca Juga: Denny Sumargo Desak Aparat Usut Tuntas Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob
Peringatan Diabaikan, Dilindas Dua Kali
Nahas, teriakan dan peringatan dari massa seolah tak digubris. Kendaraan lapis baja itu terus bergerak maju tanpa mengurangi kecepatan. Roda depan rantis tersebut melindas tubuh Affan, disusul oleh roda belakang.
"Tapi tetap enggak digubris. Dilindes abis sama dia sampai ban depan, ban belakang,” lanjut Didin, menggambarkan kengerian yang ia saksikan dengan mata kepalanya sendiri.
Setelah dilindas dua kali, tubuh Affan seketika tak bergerak. Insiden brutal tersebut memicu kemarahan dan kepanikan yang lebih besar di lokasi kejadian.
Tanpa menunggu bantuan medis, rekan-rekan ojol dan warga sekitar segera mengevakuasi tubuh Affan yang sudah tak berdaya.
Ia diangkat ke atas sepeda motor dan dilarikan ke rumah sakit terdekat, yaitu Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
Berita Terkait
-
Denny Sumargo Desak Aparat Usut Tuntas Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob
-
Mobil Rantis Lindas Ojol Hingga Tewas, Massa Geruduk Mako Brimob Kwitang
-
Saksi Mata Rantis Brimob Lindas Ojol: Sudah Teriak Ada Gojek di Bawah, Tetap Digilas Sampai Habis!
-
Rantis Lindas Pengemudi Ojol, Istana Turun Tangan Minta Polri Hati-hati
-
Driver Ojol yang Tewas Dilindas Rantis Brimob Bernama Affan Kurniawan
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Saat AS dan Iran Negosiasi, Donald Trump Justru Asyik Nonton UFC di Miami
-
Merusak Tanggul dan Ikan Lokal, Pramono Instruksikan Operasi Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta!
-
21 Jam Negosiasi AS - Iran: Persyaratan AS Ditolak, Iran Tak Berharap Deal Sekali Pertemuan
-
Tukang Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi, Ambil Tindakan Tegas
-
Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!
-
Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!
-
3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan
-
Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan
-
Bahlil Peringatkan Kader Golkar Sulut: Jangan Ada Kubu Sana-Sini Kalau Mau Menang 2029!
-
Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran