- Affan Kurniawan, driver ojol, tewas dilindas rantis brimob.
- Desakan publik mencopot Kapolri Listyo dan reformasi Polri bergema.
- Presiden Prabowo kecewa terhadap polisi.
Suara.com - Tragedi kematian Affan Kurniawan, driver ojol, yang dilindas kendaraan taktis atau rantis Brimob Polda Metro Jaya, Kamis (28/8) malam, memicu amarah masyarakat.
Sampai Jumat (29/8/2025) siang sekitar Pukul 14.30 WIB, massa yang didominasi pengemudi ojek online, masih mengepung Markas Komando Brimob Kwitang.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kamis tengah malam, langsung meminta maaf kepada publik atas kejadian tersebut.
“Saya menyesali terhadap peristiwa yang terjadi. Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya untuk korban serta seluruh keluarga dan juga seluruh keluarga besar ojol,” kata Kapolri kepada awak media di Jakarta.
Sementara Komandan Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kompol Anton Asrar, juga meminta maaf atas perilaku anak buahnya.
"Bapak Kapolri telah menemui orang tua korban, dan sudah ada 7 anggota Brimob diamankan," kata Anton, Jumat.
Namun, masyarakat memprotes pernyataan Anton yang menyebut tragedi itu adalah ketidaksengajaan.
"Kami minta maaf, itu merupakan ketidaksengajaan untuk kami," kata Anton.
Masyarakat sipil menuntut lebih dari permintaan maaf. LBH Jakarta meminta Presiden Prabowo mencopot Kapolri Jenderal Listyo sebagai bagian pertanggungjawaban.
Baca Juga: Ibu Ungkap Kejanggalan Sikap Affan Kurniawan Siang Hari Sebelum Malamnya Dilindas
"Darurat Kekerasan Polri: Adili Polisi Brutal, Saatnya Reformasi dan Copot Kapolri," tulis LBH Jakarta dalam akun X, Jumat.
Menurut LBH Jakarta, tindakan kekerasan polisi ke masyarakat yang melakukan protes terhadap kebijakan negara, adalah bentuk kesewenangan dan pengabaian perlindungan negara kepada warganya.
"Setidaknya terdapat 600 orang ditangkap dalam aksi, sejumlah masyarakat terluka dan 1 orang meninggal dunia akibat kekerasan polisi."
Desakan untuk mencopot Kapolri Listyo Sigit Prabowo juga menggema di media-media sosial pada Jumat siang.
Tak hanya kapolri, publik melalui media sosial juga meminta Presiden Prabowo mencopot Komjen Pol Imam Widodo sebagai Komandan Korps Brimob (Dankorbrimob).
Menanggapi hal ini, Komisi III DPR RI berencana mengadakan rapat internal untuk membahas situasi yang berkembang, termasuk tuntutan tersebut.
Berita Terkait
-
Ibu Ungkap Kejanggalan Sikap Affan Kurniawan Siang Hari Sebelum Malamnya Dilindas
-
Geram dengan Aksi Brimob, Prabowo Beri Instruksi Tegas Usai Ojol Jadi Korban
-
Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, DPR Murka: 'Kapolri Harus Tindak Tegas!'
-
Demo Ojol Memanas! SPBU Jakarta Masih Beroperasi? Ini Kata Pertamina
-
Ini 7 Brimob di Dalam Rantis yang Lindas Affan Kurniawan hingga Tewas
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Stok Bensin dan Gas LPG Aman? Simak 5 Fakta Indonesia Borong Minyak Rusia
-
Sambil Dekap Buku Jokowis White Paper, Rismon Mengaku Bisa Tidur Nyenyak usai SP3
-
YouTube Hapus Video Lego Kritik Trump, Iran Murka: Pembungkaman Ala Barat
-
Antisipasi Lonjakan ISPA, Sudinkes Jaksel Siagakan Puluhan Fasilitas Kesehatan dan Kader
-
Dunia Sibuk dengan Perang AS-Iran, Korut Diam-diam Percepat Produksi Bom Nuklir
-
Warga Terkaya Tercatat Penerima JKN Bersubsidi, Menkes Janji Benahi Data
-
AS Blokade Selat Hormuz, China-Rusia Bersatu Tekan Washington
-
Wamendagri: Penyusunan Anggaran Daerah harus Selaras dengan RKPD
-
Cegah Keberangkatan Non-Prosedural, Pemerintah Siapkan Satgas Haji Ilegal
-
400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran