- Polda Metro Jaya menggeledah Kantor Lokataru di Kawasan Pulogadung, Jaktim
- Selain Kantor Lokataru, kediaman Direktur Lokataru, Delpedro juga ikut digeledah
- Penggeledahan tersebut terrekam dan diunggah di media sosial.
Suara.com - Penyidikan terhadap Direktur Eksekutif Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen, memasuki babak baru yang kian intensif.
Pada Kamis, 4 September 2025, tim penyidik Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan di dua lokasi, yakni Kantor Lokataru di Jakarta Timur dan apartemen milik keluarga Delpedro di Jakarta Utara.
Eskalasi penyidikan ini merupakan tindak lanjut langsung dari penangkapan dan penahanan Delpedro Marhaen dua hari sebelumnya.
Ia ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penghasutan untuk melakukan aksi anarkis, termasuk melibatkan pelajar, dalam rentetan demonstrasi yang terjadi di Jakarta.
Penggeledahan pertama menyasar kantor Lokataru Foundation di Kawasan Pulo Gadung pada Kamis sore.
Proses ini terrekam dan diunggah oleh akun media sosial Pedeo Project melalui Instagram, yang memperlihatkan sejumlah petugas kepolisian menyita beberapa barang dari dalam kantor.
Setelah merampungkan penggeledahan di kantor Lokataru, tim penyidik bergerak menuju sebuah apartemen di Jakarta Utara yang diketahui milik keluarga Delpedro.
Penggeledahan di lokasi kedua tersebut berlangsung hingga malam hari.
Direktur LBH Jakarta, Muhammad Fadhil Alfathan, mengonfirmasi rangkaian peristiwa tersebut.
Baca Juga: Pesan Menteri Yusril untuk Pembela Delpedro: Lawan Secara Gentleman, Jangan Cuma Minta Bebas!
"Benar. penggeledahan tadi sore, usai kantor lokataru," ujarnya saat dihubungi.
Sementara itu, Polda Metro Jaya menyatakan telah menggeledah kantor Lokataru di Pulogadung, Jakarta Timur (Jaktim).
Penggeledahan dilakukan usai Direktur Lokataru Delpedro Marhaen Rismansyah (DMR) ditangkap Polda Metro atas ajakan aksi anarkistis.
"Benar bahwa penyidik Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada hari ini kami tadi sore melakukan penggeledahan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Kamis (4/9/2025).
Ade Ary belum memerinci lebih jauh barang bukti yang diamankan dari hasil penggeledahan.
"Penggeledahan dilakukan untuk kepentingan penyidikan," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun