Suara.com - Kunjungan kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto ke China menjadi sorotan di media sosial.
Ini karena potret Prabowo bersama ketiga pemimpin dunia, yakni Presiden China Xi Jinping, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Korea Utara Kim Jong Un dipotong oleh salahh satu koran Jepang.
Dalam sampul depan surat kabar yang bertuliskan kanji tersebut, terlihat foto beberapa pemimpin dunia seperti Xi Jinping, Vladimir Putin, dan Kim Jong Un. Potret Prabowo tak ada, berbeda dengan versi utuh.
Hal ini lantas menjadi sorotan di media sosial. Anggapan yang muncul Prabowo Subianto tidak dianggap sejajar oleh ketiga pemimpin negara tersebut.
Anggapan tersebut kemudian dibantah oleh sebuah akun Threads @miiftaaahul yang mencoba memberikan analisa. Menurut dia, foto tersebut merupakan elemen pendukung berita yang dimuat.
Berdasarkan hasil terjemahan akun tersebut, berita yang dimuat membahas pidato Jinping yang menyatakan perlawanan kepada Amerika Serikat dengan bantuan kekuatan militer dari Rusia dan Korea Utara.
"Tujuannya adalah untuk membangun tatanan internasional yang melawan Amerika Serikat, didukung oleh kekuatan militas dan solidaritas dengan Rusia dan Korea Utara dan ada kekhawatiran tentang dampaknya terhadap lingkungan keamanan negara tetangga Jepang," hasil translate yang diunggah oleh akun Threads tersebut, Jumat 5 September 2025.
Akun tersebut juga menjelaskan bahwa Rusia, China dan Korea Utara merupakan simbol persatuan blok otoriter yang menentang dominasi Amerika Serikat.
"Jadi, setelah ibu ncip baca-baca dan translate ini koran. Bapak-bapak bertiga ini adalah simbol persatuan blok otoriter (Rusia, China dan Korea Utara). Karena, sama-sama menentang dominasi AS," jelas akun Threads tersebut.
Baca Juga: Deadline Tiba! Mahasiswa Unpad Geruduk DPR Desak Pemerintah Penuhi Tuntutan 17+8
Sedangkan Indonesia lanjut si akun, bukan negara blok, berbeda dengan Rusia, China dan Korea Utara.
Indonesia merupakan negara non-blok yang menganut prinsip bebas aktif dalam kebijakan luar negerinya. Sehingga, jika potret Prabowo tetap ditampilkan, foto yang dimuat tak sesuai dengan artikel tersebut.
Meskipun baru-baru ini diterima sebagai anggota penuh di blok negara berkembang BRICS, posisi Indonesia tetap menegaskan tidak memihak Blok Barat maupun Blok Timur dan ingin bersahabat dengan semua negara.
Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan itu hanya sebagai tamu negara sahabat.
"Kenapa Indonesia tercinta tidak ada? Karena, Indonesia posisinya tamu negara sahabat," jelasnya.
Karena itu, sejumlah warganet lantas beranggapan sudah benar sikap yang dilakukan koran Jepang untuk memotong foto Prabowo Subianto.
Tag
Berita Terkait
-
Sri Mulyani Beberkan Arahan Presiden Prabowo Usai Rentetan Aksi Massa
-
Sadar Kualitas DPR Kena Kritik, Pemerintah Ingin Politik Tak Cuma Dicicip Artis dan Orang Berduit
-
Usut Kericuhan Demo, Negara Harus Lakukan Investigasi Independen Libatkan Tokoh Berintegritas
-
Apakah Titiek Soeharto Menikah Lagi? Caption Instagramnya Jadi Sorotan
-
Hotman Paris Ungkit Jasa, Minta Presiden Prabowo Gelar Perkara Nadiem Makarim Langsung di Istana
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Bupati Pati dan Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Apa Kata Istana?
-
Benyamin Davnie Kutuk Oknum Guru di Serpong Pelaku Pelecehan Seksual ke Murid SD: Sangat Keji
-
Soal Tim 8 yang Diduga Ikut Lakukan Pemerasan, Sudewo: Mayoritas Kades di Jaken Tak Dukung Saya
-
Saudia Indonesia Sambut Director of East Asia & Australia Baru dan Perkuat Kolaborasi Mitra
-
Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera Paparkan 11 Prioritas
-
Pakai Rompi Oranye dan Tangan Terborgol, Sudewo Minta Warga Pati Tetap Tenang
-
Bupati Pati Sudewo Bantah Lakukan Pemerasan Calon Perangkat Desa Usai Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Bukan Cuma Perkara Dugaan Pemerasan, Bupati Pati Sudewo Juga Jadi Tersangka Kasus DJKA
-
Nicke Widyawati Ngaku Tak Pernah Dapat Laporan Soal Penyewaan Kapal dan Terminal BBM
-
Bupati Pati Sudewo dan Tim Suksesnya Diduga Peras Calon Perangkat Desa Hingga Rp 2,6 Miliar