Suara.com - Seorang konten kreator dengan akun Instagram @rds_dialectique melontarkan kritik keras terhadap penunjukan Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi di era Joko Widodo (Jokowi).
Dalam unggahan videonya, ia menyebut sejak awal keputusan menunjuk Nadiem sudah tidak masuk akal.
“Sejak awal keputusan Jokowi menunjuk dia (Nadiem) jadi menteri aja udah di luar nalar. Sulit di (masukkan ke) logika,” ujarnya, dikutip Senin, 8 September 2025.
Latar Belakang Nadiem Dinilai Tak Nyambung dengan Pendidikan
Ia menjelaskan, Nadiem memiliki latar belakang pendidikan S1 di Harvard Jurusan Hubungan Internasional, serta melanjutkan S2 di Harvard Business School dan meraih gelar MBA.
“Inovasi Nadiem adalah Gojek, ini lebih ke bisnis model teknologi dan ekosistem digital. Ini hampir atau bahkan sama sekali tidak ada korelasinya dengan pendidikan dan masalah pendidikan di Indonesia,” ucapnya.
Arah Pendidikan Indonesia Dinilai Tak Jelas
Menurutnya, penunjukan tersebut berdampak pada tidak jelasnya arah kebijakan pendidikan di tanah air.
“Akibatnya apa? Ya kita lihat sendiri, sekarang pendidikan kita nggak tahu arahnya mau ke mana. Problem dasar tidak ada yang terselesaikan,” katanya.
Baca Juga: Apa Jabatan Nono Anwar Makarim? Ayah Nadiem Makarim yang Dikenal Anti Korupsi
Lebih Cocok Jadi Menteri Ekonomi atau BUMN
Konten kreator itu kemudian menilai Nadiem akan lebih tepat bila ditempatkan di bidang yang sesuai dengan pengalaman bisnisnya.
“Mungkin Nadiem akan lebih cocok kalau ditunjuk jadi menteri ekonomi atau BUMN. Itu sesuai dengan background dan inovasinya,” ujarnya.
Ia pun menutup kritiknya dengan pertanyaan retoris yang menohok.
“Jadi balik lagi ke awal, yang nunjuk dia jadi Menteri Pendidikan ini waras atau enggak?” tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang