Tidak terima dengan kebijakan pemerintahan yang dinilai terlalu mengendalikan media sosial . Massa juga memprotes tindak korupsi di pemerintahan.
Massa melakukan aksi demontrasi di Kathamandu, ibu kota Nepal. Namun aksi demontrasi ini berakhir dengan kericuhan dan perusakan gedung pemerintah.
Kediaman para pejabat, termasuk rumah Perdana Menteri Khadga Prasad Sharma Oli dan Presiden Ra Chandra oudel jadi sasaran amuk massa.
Keamanan gedung parlemen dibobol paksa lalu dibakar. Situasi ricuh hingga kerusakan pun terjadi di beberapa tempat. Bandara Internasional Kathamandu terpaksa ditutup oleh otoritas Penerbangan Sipil Nepal.
Menurut berbagai sumber, Menteri Keuangan diarak ke jalanan
Nepo Kids atau Nepo Baby
Bukan hanya protes soal tindak korupsi dan kesewenang-wenangan pemerintah Nepal dalam membatasi kebebasan berpikir dan kebebasan anak muda di media sosial.
Demonstran juga memprotes atas ketidakpuasannya terhadap pemerintah, khususnya anak-anak pejabat yang tampak menikmati gaya hidup mewah dan menikmati berbagai banyak keuntungan di tengah perekonomian yang sedang tidak baik-baik saja.
Anak pejabat dengan seenaknya melakukan flexing di media sosial, sementar warga Nepal yang sebagian besar anak muda tengah kesulitan menghadapi tantangan hidup serta sulit mencari pekerjaan.
Baca Juga: Detik-detik Menkeu Nepal Kabur Ditendang di Jalanan Saat Demo Massa Gen Z yang Muak Korupsi
Presiden dan Pejabat Mengundurkan Diri
Hingga saat ini, gelombang aksi protes kian menyebar dan semakin membesar. Kejadian rumah yang jadi sasaran amuk massa, termasuk kediaman mantan PM Nepal Kamal Dahal dan Sher Bahadur Deuba alami kerusakan.
Dalam keadaan chaos, PM Nepal Sharma Oli malah mengundurkan diri dari jabatan serta melarikan diri mengunakan helikopter militer diikuti beberapa pejabat lainnya.
Militer Ambil Alih Pemerintahan
Darurat militer diberlakukan dan militer Nepal resmi mengambil alih kekuasaan pada Selasa (9/9/2025) malam.
Langkah ini dilakukan setelah dua hari aksi demo berdarah Nepal yang menyebabkan 20 orang tewas. Dilaporkan pula adanya politisi yang tewas dan presiden serta Perdana Menteri mundur.
Berita Terkait
-
Andovi da Lopez Bongkar Masalah Besar di Balik Demo Indonesia
-
Fenomena 'NepoKids' Bikin Murka Gen Z Nepal, Ini 5 Fakta Demo Brutal yang Paksa PM Mundur
-
Tangis Ibu Delpedro Pecah di Rutan Polda Metro: Anak Saya Bukan Penjahat, Bukan Koruptor!
-
Kekayaan Khadga Prasad Sharma Oli, PM Nepal yang Mundur Usai Demo Ricuh
-
Brutalitas Polisi Nepal Urai Massa Demo, Perempuan Ikut Dihajar saat Berusaha Melerai Temannya
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Iran Simpan Bahan Baku Senjata Kiamat di Dalam Tanah, Akhir Dunia Sudah di Depan Mata
-
Air Minum Jakarta Bakal Bisa 'Dipanen' Langsung dari Udara
-
Prabowo Berikan 90.000 Hektare Izin Pemanfaatan Hutan untuk Konservasi Gajah Sumatra
-
Aktivis Internasional Apresiasi Prabowo Jadi Presiden Paling Peduli Konservasi Gajah
-
KPK Ungkap Dugaan Uang Fee Haji Dipakai untuk Kondisikan Pansus DPR, Libatkan Gus Yaqut
-
Usai Gus Yaqut Pakai Rompi Oranye, Giliran Gus Alex yang Akan Diperiksa KPK Pekan Depan
-
Sengketa Hotel Sultan Memanas, Hamdan Zoelva Laporkan Ketua PN Jakpus dan PT DKI ke Komisi Yudisial
-
Bareskrim Tangkap Bandar Narkoba Jaringan Ko Erwin di Pontianak, Kini Buru Otaknya The Doctor
-
IWD 2026: Yayasan IPAS Perkuat Layanan bagi Penyintas Kekerasan Gender
-
Rismon Sianipar Minta Maaf Soal Ijazah Jokowi, Gibran: Ramadan Bulan Baik untuk Memaafkan