- Menteri Keuangan yang Baru Diminta Banyak Aksi daripada Bicara
- Gaya Bicara Purbawa Yudhi Sadewa Jadi Kontroversi
- Diminta jangan sombong
Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa jadi sorotan usai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 8 September 2025.
Pasalnya, baru sehari menjabat menjadi Menkeu, pihaknya sudah mengalami blunder dengan mengatakan pernyataan yang kontroversial.
Menurut Pakar Komunikasi, Hendri Satrio, Purbaya adalah sosok yang mungkin sudah lama menantikan jabatan sebagai Menkeu, sehingga tidak bisa mengontrol pernyataannya.
“Iya emang dia (Purbaya) belum ketemu Hendri Satrio sih.. kalau sudah ketemu, waduh gue kasih tahu itu,” sentil Hendri, dikutip dari youtube Bambang Widjojanto, Rabu (10/9/25).
“Dia sebenarnya jadi pejabat kan lama ya. Cuman kayaknya dia sudah lama nungguin jabatan jadi Menteri Keuangan tuh. Jadi ngomongnya jadi bablas deh,” imbuhnya.
Hendri mengatakan bahwa posisi Purbaya masih dilindungi oleh momen rakyat Indonesia yang baru saja tenang, sehingga tidak terkena dampak emosi yang menggelegar.
“Tapi dia tadi udah minta maaf, “mohon maaf kalau komunikasi publik saya ada yang salah”. Kalau gak salah gitu,” ungkapnya.
“Untung masyarakat sudah reda marahnya. Kalau belum reda mendengar omongan kayak gitu, waduhh, menurut saya nggak oke itu,” tegasnya.
Hendri berpesan pada Menteri – Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo agar memperbaiki komunikasi politiknya.
Baca Juga: Keponakan Prabowo Mundur dari DPR, Ini Rekam Jejak Rahayu Saraswati: Aktif Perjuangkan Hak Perempuan
Terlebih untuk Menteri Keuangan, yang menurut Hendri segala ucapannya bisa mempengaruhi market, sehingga harus hati – hati.
“Jadi buat Menteri – Menteri Pak Prabowo itu memang sebaiknya Komunikasi Politiknya itu diperbaiki,” ucapnya.
“Apalagi ini Menteri Keuangan ya. Segala ucapanya itu bisa mempengaruhi pasar,” sambungnya.
Menurut Hendri seharusnya Purbaya menjadi sosok Menkeu yang irit bicara, sehingga lebih banyak aksinya.
“Jadi sebaiknya sih irit – irit bicara kayak Bu Sri Mulyani, kayak Bambang Brodjonegoro, itu keren menurut gue. Karena dia bukan lagi Kepala LPS,” ungkap Hendri.
“Sekarang sih menurut gue yang penting kurangin bicara, banyakin aksi,” tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan