Peter Berkowitz adalah seorang akademisi dan Peneliti Senior di Hoover Institution, Universitas Stanford, yang dikenal vokal dalam membela Israel.
Keputusan ini langsung menjadi viral di media sosial, khususnya di platform X. Berkowitz disebut sebagai pendukung Zionis dan bahkan pembela genosida di Palestina.
Publik menyoroti jejak rekamnya yang kerap menulis artikel yang berpihak pada kebijakan militer Israel dan mengecam dukungan terhadap Palestina. Berkowitz juga dikenal pernah menjabat sebagai Direktur Perencanaan Kebijakan di era kepemimpinan Donald Trump.
Dalam acara yang disiarkan di YouTube resmi UI, Berkowitz berbicara mengenai peran pendidikan dalam demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia.
Ia juga sempat menyinggung buku karya filsuf Aristoteles. Meskipun materi yang disampaikan bersifat umum, kehadiran sosok kontroversial ini di acara resmi UI dianggap tidak pantas.
Banyak pihak menilai keputusan ini tidak sejalan dengan sentimen mayoritas masyarakat Indonesia yang sangat mendukung perjuangan rakyat Palestina.
UI sendiri telah menanggapi kritik ini, menyatakan bahwa mereka menerima masukan dari masyarakat. Namun, respons tersebut dianggap tidak cukup.
Kritik publik menyoroti kurangnya kepekaan UI dalam memilih narasumber, terutama di tengah situasi global yang sangat sensitif terkait isu Palestina.
Keputusan ini dianggap tidak hanya melukai perasaan mahasiswa dan masyarakat, tetapi juga berpotensi merusak reputasi UI sebagai institusi pendidikan yang seharusnya menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan.
Baca Juga: Tolak Janji Seremonial, Mahasiswa di DPR Desak Tuntutan 17+8 Dipenuhi Substantif
Sementara itu, keputusan mengundang Berkowitz menimbulkan pertanyaan serius tentang nilai-nilai dan pandangan politik yang dianut oleh pimpinan universitas, terutama yang berkaitan dengan genosida Israel di Palestina.
Kontributor : Rizqi Amalia
Berita Terkait
-
Kompak di Wisuda FKUI, Momen Sri Mulyani dan Retno Marsudi Rayakan Putra Jadi Dokter Spesialis Top!
-
Viral Rektor UI Diteriaki 'Zionis', Buntut Undang Pembela Genosida Israel?
-
Duduk Perkara Rektor UI Disoraki 'Zionis' di Acara Wisuda, Gegara Undang Tokoh Pro-Israel?
-
Latar Belakang Pendidikan Rektor UI Heri Hermansyah, Ramai Diteriaki 'Zionis' saat Acara Wisuda
-
Ekonom UI Kritik Rencana Suntikan Rp200 T ke Bank: Salah Sasaran, Masalahnya Lemahnya Permintaan
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Amien Rais Sebut Pengaruh Seskab Teddy Kalahkan Tokoh Senior Dasco dan Sjafrie Sjamsoeddin
-
Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya
-
Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026
-
Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib
-
Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir
-
Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras
-
BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal
-
Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk
-
Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai
-
May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi