- Serangan siber lumpuhkan bandara-bandara besar di Eropa
- Sistem check-in dan bagasi elektronik terganggu, penerbangan tertunda
- Penanganan dilakukan lewat check-in manual dan investigasi sedang berlangsung
Suara.com - Bandara-bandara di Eropa mengalami kelumpuhan tidak beroperasi selama satu hari.
Lantaran, Heathrow yang merupakan salah satu dari beberapa bandara di Eropa yang mengalami penundaan setelah serangan siber.
Serangan siber ini memengaruhi sistem check-in dan bagasi elektronik.
Pihak bandara menyatakan sejumlah penerbangan ditunda karena masalah teknis yang memengaruhi perangkat lunak yang disediakan untuk beberapa maskapai.
Selain itu, Bandara Brussels menyatakan serangan siber mengakibatkan penumpang melakukan check-in dan boarding secara manual. Sedangkan, Bandara Brandenburg di Berlin melaporkan waktu tunggu yang lebih lama akibat masalah tersebut.
RTX, yang merupakan pemilik penyedia perangkat lunak Collins Aerospace, menyatakan mengetahui adanya gangguan terkait siber pada sistemnya di bandara tertentu dan sedang berupaya menyelesaikan masalah tersebut secepat mungkin.
"Dampaknya terbatas pada check-in pelanggan dan penurunan bagasi elektronik dan dapat dikurangi dengan operasi check-in manual," katanya dilansir BBC, Senin (22/9/2025).
Seorang juru bicara Pusat Keamanan Siber Nasional mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Collins Aerospace, bandara-bandara Inggris yang terdampak.
Adapun, Departemen Transportasi, dan penegak hukum untuk sepenuhnya memahami dampak insiden tersebut.
Baca Juga: Bandara Supadio Mulai Layani Penerbangan Internasional
Komisi Eropa, yang berperan dalam mengelola wilayah udara di seluruh Eropa, mengatakan pihaknya memantau dengan cermat serangan siber tersebut.
" Kami yakinkan tidak ada indikasi bahwa serangan tersebut meluas atau parah dan bahwa pihaknya bekerja sama dengan maskapai penerbangan dan bandara untuk memulihkan operasi dan mendukung penumpang," bebernya.
Sementara itu, ratusan penerbangan telah ditunda di bandara-bandara sepanjang hari Sabtu, menurut pelacak penerbangan FlightAware.
Bandara Dublin menyatakan dia dan Bandara Cork mengalami dampak kecil dari serangan siber tersebut, dengan beberapa maskapai menerapkan proses check-in manual.
Berita Terkait
-
Usai Habiskan Rp13 T Demi Bangun Bandara Dhoho Kediri, Kini Gudang Garam PHK Massal Buruh Pabriknya
-
HP Android Lebih Rentan! Kaspersky Ungkap Peningkatan Serangan Malware di Semester I 2025
-
Bandara Soetta Aman Terkendali, 520 Personel Diterjunkan untuk Bantu Penebalan Keamanan
-
CEK FAKTA: Benarkah WNA Ramai-ramai Tinggalkan Indonesia hingga Terjebak di Bandara Soekarno-Hatta?
-
Ironi Penegakan Hukum: Jadi Korban Doxxing, Aktivis Khariq Anhar Justru Jadi Tersangka
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Tak Dibantu NATO saat Perang Iran, Trump Kembali Ingin Caplok Greenland
-
Cerita Prabowo Keliling Banyak Negara untuk Amankan Suplai Minyak Indonesia
-
Prabowo: Kalau Terjadi Perang Dunia III, Indonesia Termasuk Negara Aman
-
Efisiensi Haji, Prabowo Perintahkan Bentuk Perusahaan Patungan Garuda IndonesiaSaudia Arabia
-
Periksa Saksi Kasus Pemerasan TKA, KPK Telusuri Aset Eks Sekjen Kemnaker Heri Sudarmanto
-
Prabowo: Hoaks dan Manipulasi AI Bisa Ganggu Stabilitas Negara, 100 Orang Saja Bisa Bikin Gaduh
-
Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM: Masih Perawatan Ketat, Jalani Operasi Berulang
-
Gencatan Senjata dengan Iran Disepakati, Netanyahu Dihujani Badai Kritik di Israel
-
Eks Pimpinan KPK: RUU Perampasan Aset Jangan Sasar 'Pedagang Pecel Lele', Fokus ke Pejabat Korupsi
-
Soroti RUU Perampasan Aset, Eks Pimpinan KPK: Harus Ada Pidana Asal, Jangan Main Rampas