- Ferry Irwandi dipolisikan ke Polda Sumut
- Pelaporan terhadap Ferry Irwandi dibuat oleh wanita bernama Hera Enica Lubis
- Hera mempolisikan Ferry Irwandi karena dituding telah melakukan pencemaran nama baik terkait tudingan dalang di balik demo rusuh pada Agustus 2025 lalu.
Suara.com - Pegiat media sosial sekaligus founder dari Malaka Project dikabarkan telah dilaporkan ke polisi atas kasus pencemaran nama baik. Kabar Ferry Irwandi dipolisikan beredar di platform X pada hari ini.
Dipantau dari unggahan akun X, @PartaiSocmed, Ferry Irwandi dilaporkan ke Polda Sumatera Utara (Sumut) oleh pemilik akun X, @Heraloebss.
Akun tersebut juga menampilkan rekaman video wanita bernama Hera Lubis yang disebut-sebut pihak yang melaporkan Ferry Irwandi terkait dugaan pencemaran nama baik lewat media sosial.
"Kami dari tim kuasa hukum klien kami bernama Hera Lubis, kami lagi proses untuk membuat laporan polisi terhadap dua akun. Yang pertama adalah akun Instagram dengan user name @irwandiferry, dan satu lagi adalah akun Youtube, dengan user name @Ferry Irwandy," ujar pengacara Hera Lubis dalam video tersebut.
Pelaporan itu diduga berkaitan dengan unggahan di akun media sosial Ferry Irwandi terkait tudingan pemilik akun @Heraloebss telah menjadi dalang di balik demonstrasi berujung kerusuhan pada akhir Agustus 2025 lalu.
"Dalam hal ini kami akan melaporkan dua pasal. 2 7a dan juga pasal 27 ayat 3 Undang Undang ITE terkait dengan dugaan fitnah maupun pencemaran nama baik, yang menyebutkan akun klien kami adalah salah satu dalang kerusuhan demo di tanggal 25 dan 25 (Agustus)," ujarnya.
Akun @PartaiSosmed juga mengunggah foto yang menampilkan bukti laporan atas nama pelapor Hera Enica Lubis bernomor: LP/1570/XI/2025/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA tertanggal 26 Agustus.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait laporan yang dibuat Hera Erinca Lubis. Pun demikian dengan Ferry Irwandi yang kabarnya dilaporkan ke polisi atas dugaan pencemaran nama baik.
Baca Juga: Dicap Proyek Politik, Prof Sulfikar Amir Blak-blakan Kuliti MBG: Brutal!
Berita Terkait
-
Dicap Proyek Politik, Prof Sulfikar Amir Blak-blakan Kuliti MBG: Brutal!
-
MBG Jalan Terus Meski Ribuan Anak Keracunan, Bivitri Susanti Murka: Keras Kepala Betul Macam Batu!
-
Bela Aksi Walk Out Rocky Gerung, Mahfud MD Kritik Talkshow TV: Forum Brutal, Pertontonkan Kekerasan!
-
Diduga Biang Kerok Keracunan Massal Siswa di Kalbar, Daging Hiu jadi Menu MBG Langgar UU?
-
Alasan Walk Out Acara TV karena Muak, Rocky Gerung: Forum Pencari Sensasi dan Hasilkan Kedangkalan
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Kenaikan Gaji Hakim Bisa Tekan Korupsi, KPK: Tapi Tergantung Orangnya
-
TNI Mulai Latih Prajurit untuk Pasukan Perdamaian Gaza
-
Mata Tua Bersinar Kembali: Kemensos Bagi-Bagi Harapan Lewat Operasi Katarak Gratis di 5 Kabupaten
-
Kebebasan Pers Memburuk, Skor IKJ 2025 Terendah Sepanjang Sejarah
-
Wamensos Buka Pelatihan Sekolah Rakyat di Magelang: Siap Cetak Generasi Kaya & Berkarakter Kuat!
-
Hapus Impunitas Oknum Aparat, Komisi XIII DPR Didorong Masukkan Revisi UU 31/97 ke Prolegnas
-
Aturan Tar dan Nikotin Dikhawatirkan Picu PHK Massal di Industri Kretek
-
Pramono Jamin Stok Pangan Jakarta Aman Meski BUMD Sokong MBG
-
Pasar Cipulir Langganan Tenggelam, Rano Karno Janji Benahi Turap Jebol Sebelum Lebaran
-
Takut Tidak Jalankan Perintah, Pengakuan Mengejutkan Saksi Soal Sosok Jurist Tan di Kasus Nadiem