- Perpres ini akan menjadi payung hukum yang krusial untuk memastikan program peningkatan gizi anak-anak Indonesia.
- Program MBG adalah inisiatif penting untuk generasi penerus bangsa, bahkan Presiden sendiri telah menekankan urgensi program ini.
- Puan berharap semua pihak dapat bersama-sama mendorong dan mendukung perbaikan MBG di lapangan.
Suara.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Puan Maharani, menyambut baik rencana penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) mengenai tata kelola makanan bergizi gratis (MBG).
Menurut Puan, Perpres ini akan menjadi payung hukum yang krusial untuk memastikan program peningkatan gizi anak-anak Indonesia berjalan optimal dan terhindar dari permasalahan di kemudian hari.
Puan menjelaskan bahwa program MBG adalah inisiatif penting untuk generasi penerus bangsa, bahkan Presiden sendiri telah menekankan urgensi program ini.
Namun, ia mengakui adanya kebutuhan untuk evaluasi menyeluruh dan perbaikan.
"DPR RI kemarin melalui komisi sudah meminta supaya ada payung hukumnya berupa Perpres," ujar Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/10/2025).
Ia juga mengonfirmasi telah menerima laporan bahwa Perpres tersebut akan segera dikeluarkan.
"Akan segera dikeluarkan Perpres terkait payung hukum sehingga bisa melibatkan seluruh kementerian lembaga yang terkait sehingga nantinya bisa ikut membantu dan tentu saja menjaga jangan sampai kemudian proses dari penyediaan program makan bergizi ini mempunyai masalah lagi di lapangan," tegas Puan.
Puan berharap semua pihak dapat bersama-sama mendorong dan mendukung perbaikan di lapangan, karena meskipun program ini sangat baik untuk meningkatkan gizi anak-anak Indonesia, proses dan mekanismenya harus dievaluasi secara total.
"Jadi hal tersebut tentu saja kita harus sama-sama untuk mendorong mendukung bagaimana perbaikan di lapangan ini bisa segera ditindaklanjuti oleh pihak-pihak yang terkait," katanya..
Baca Juga: Geger Keracunan Makan Bergizi Gratis, Menham Pigai: 99 Persen MBG Berhasil
"Karena memang ini programnya sangat baik untuk anak Indonesia meningkatkan gizi hanya memang prosesnya dan mekanismenya harus total dievaluasi," sambungnya.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo akan segera menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) mengenai tata kelola makanan bergizi (MBG).
Penandatanganan ini diharapkan dapat dilakukan sebelum tanggal 5 Oktober 2024.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) RI, Bambang Eko Hariyanto, menyusul maraknya kasus keracunan makanan yang terjadi belakangan ini.
Bambang menjelaskan bahwa draf Perpres tersebut sudah diajukan kepada Presiden.
"Sudah diajukan ke Presiden. Jadi dalam waktu dekat Presiden akan tanda tangan," ujar Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/10/2025).
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Mendagri Minta Kepala Daerah Optimalkan Peran Keuchik Percepat Pendataan Kerusakan Hunian Pascabenca
-
Pintu Air Pasar Ikan Siaga 1, Warga Pesisir Jakarta Diminta Waspada Banjir Rob
-
Jakarta Diprediksi Hujan Sepanjang Hari Ini, Terutama Bagian Selatan dan Timur
-
Revisi UU Sisdiknas Digodok, DPR Tekankan Integrasi Nilai Budaya dalam Pendidikan
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!