- Pengusaha dan mantan politisi Halim Kalla ditetapkan sebagai tersangka oleh Polri dalam kasus dugaan korupsi proyek PLTU
- Berdasarkan LHKPN terakhir yang dilaporkan pada 28 Februari 2010 total harta kekayaan Halim Kalla tercatat sebesar Rp31,9 miliar
- Komponen terbesar kekayaan Halim Kalla pada 2010 adalah aset properti senilai Rp19 miliar dan investasi surat berharga yang mencapai Rp11,9 miliar
Suara.com - Nama pengusaha kawakan, Halim Kalla (HK), mendadak jadi buah bibir setelah penyidik Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri menetapkannya sebagai tersangka.
Tak tanggung-tanggung, bos Haka Group ini terseret dalam pusaran kasus dugaan korupsi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 1 Kalimantan Barat yang merugikan negara hingga Rp1,35 triliun.
Penetapan status tersangka ini sontak mengarahkan lampu sorot pada gaya hidup dan pundi-pundi kekayaan Halim Kalla. Selain HK, polisi juga menjerat tiga orang lainnya, yaitu FM selaku mantan direktur perusahaan listrik milik negara, RR selaku Direktur Utama PT BRN, dan HYL selaku Direktur Utama PT Praba Indopersada.
Sebagai figur yang pernah duduk di kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada 2009, harta kekayaan Halim Kalla tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Namun, data yang tersedia publik merupakan laporan lawas tertanggal 28 Februari 2010, saat ia menjabat sebagai anggota Komisi VII DPR RI. Sejak saat itu, belum ada pembaruan laporan hartanya di situs KPK.
Berdasarkan data 15 tahun silam tersebut, total kekayaan Halim Kalla mencapai Rp31.959.820.000. Angka yang fantastis pada masanya itu terdiri dari berbagai aset yang tersebar di sejumlah kota besar.
Gurita Aset Properti Senilai Rp19 Miliar
Aset terbesar Halim Kalla pada 2010 berasal dari harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan yang total nilainya mencapai Rp19.006.820.000. Properti miliknya tersebar di beberapa lokasi strategis, antara lain:
- Aset di Makassar: Beberapa bidang tanah dan bangunan senilai total lebih dari Rp11,8 miliar.
- Aset di Palu: Tanah dan bangunan senilai Rp2,58 miliar.
- Aset di Jakarta Selatan: Dua properti dengan nilai gabungan lebih dari Rp4 miliar.
- Aset di Pare-Pare: Tanah dan bangunan senilai Rp571,5 juta.
Koleksi Kendaraan dan Investasi Jumbo
Baca Juga: Jabatan Mentereng Halim Kalla: Adik Jusuf Kalla Jadi Tersangka Korupsi PLTU
Untuk urusan mobilitas, Halim Kalla melaporkan kepemilikan alat transportasi dan mesin lainnya senilai Rp925.000.000. Koleksinya pada saat itu meliputi:
- Mobil merek Toyota Estima tahun pembuatan 2008, dengan nilai jual Rp400.000.000.
- Mobil merek FORD RANGER tahun pembuatan 2007, dengan nilai jual Rp175.000.000.
- Mobil merek VW GOLF tahun pembuatan 2006, dengan nilai jual Rp350.000.000.
Selain properti dan kendaraan, pundi-pundi kekayaannya juga ditopang oleh investasi surat berharga yang nilainya sangat signifikan, yakni mencapai Rp11.980.000.000.
Laporan tersebut juga mencatat adanya giro dan setara kas lainnya senilai Rp48.000.000 yang berasal dari simpanan USD 250.000.
Berita Terkait
-
Jabatan Mentereng Halim Kalla: Adik Jusuf Kalla Jadi Tersangka Korupsi PLTU
-
Rekam Jejak Halim Kalla: Dari Inovator Bioskop Digital ke Tersangka Korupsi Rp1,3 Triliun
-
Apa Jabatan Halim Kalla? Adik Jusuf Kalla Jadi Tersangka Korupsi PLTU Rp1,35 Triliun
-
Terungkap, Ini Alasan Polri Tak Tahan Adik Jusuf Kalla di Kasus Korupsi PLTU Rp1,35 T
-
Proyek PLTU Kalbar Mangkrak, Negara Rugi Rp1,35 Triliun: Uang Lenyap, Listrik Tak Menyala
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?
-
Aksi Kamisan Yogyakarta: Soroti Kekerasan Aparat di Tual dan Penghormatan bagi John Tobing
-
KPK Tangkap Pegawai Bea Cukai Budiman Bayu, Tersangka Baru Kasus Korupsi Impor