- Bripka Handoko, anggota Satreskrim Polres Maro Sebo, Jambi, viral karena mengizinkan anak tahanan tidur di luar sel untuk melepas rindu dengan sang ayah.
- Tindakan penuh empati ini bukan pertama kalinya dilakukan Bripka Handoko, yang dikenal sering menunjukkan kepedulian terhadap keluarga tahanan.
- Aksinya menuai banyak pujian dari publik dan dianggap mencerminkan nilai kemanusiaan yang patut diteladani aparat penegak hukum.
Suara.com - Sosok Bripka Handoko, anggota Satreskrim Polres Maro Sebo, Jambi, kembali jadi sorotan publik usai aksinya yang menyentuh hati viral di media sosial. Dalam video yang diunggah akun Instagram @wgshub, terlihat momen haru ketika seorang anak kecil diizinkan tidur di luar sel tahanan tempat ayahnya ditahan.
Tindakan itu dilakukan Bripka Handoko demi membantu sang anak melepas rindu dan bisa memeluk ayahnya tanpa terhalang jeruji besi. Dalam unggahan tersebut tertulis, “Handoko juga mengizinkan anak itu untuk tidur di luar sel hingga bercengkerama di area tahanan, sekadar membantu melepas kerinduan ayah dan anak tersebut.”
Suasana penuh haru pun terasa saat anak dan ayahnya akhirnya bisa berpelukan bebas. Tak hanya saling menyapa dari balik jeruji, mereka diberi ruang untuk menikmati kembali kehangatan keluarga yang sempat terpisah.
Menariknya, aksi penuh empati ini bukan yang pertama kali dilakukan Bripka Handoko. Sejak 2023, ia dikenal sebagai polisi berhati lembut yang kerap memberi kesempatan bagi anak-anak bertemu orang tua mereka yang sedang ditahan. Bahkan, pada tahun yang sama ia sempat viral karena membukakan pintu sel agar seorang anak perempuan bisa memeluk ayahnya.
Video terbaru ini pun langsung banjir komentar positif dari warganet. Banyak yang mengaku tersentuh dan memuji ketulusan Bripka Handoko dalam memperlakukan para tahanan dan keluarganya dengan sisi kemanusiaan yang tinggi.
“Duh, kena mental,” tulis akun @folktetan**, menggambarkan rasa harunya.
Komentar lain juga menulis, “Terima kasih, Pak, sudah memberi kesempatan untuk keluarganya.”
Aksi Bripka Handoko dinilai sebagai teladan nyata bahwa tugas aparat penegak hukum tak hanya menegakkan aturan, tapi juga menjaga nilai-nilai kemanusiaan di tengah pelaksanaan tugasnya.
Reporter: Safelia Putri
Baca Juga: 5 Fakta Terbaru Perseteruan Yai Mim Vs Sahara: Bantah Tudingan Pelecehan, Berakhir Damai?
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah, Pilihan Terbaik Mulai 1 Jutaan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
Terkini
-
Pledoi Laras Faizati Dianggap Angin Lalu, Jaksa Tetap Tuntut Laras Faizati 1 Tahun Penjara
-
Jadi Tersangka Kasus Ijazah Palsu, Wagub Babel Penuhi Panggilan Mabes Polri: Tidak Ada Niat Jahat
-
Terbongkar Love Scamming Lintas Negara di Jogja, Polisi Tetapkan 6 Tersangka
-
KPK Pecah Suara? Wakil Ketua Akui Ada Keraguan Tetapkan Tersangka Korupsi Kasus Haji
-
Paradoks Kebahagiaan Rakyat: Ketika Tawa Menutupi Pemiskinan yang Diciptakan Negara
-
Kemendagri Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat BPBD di Seluruh Daerah
-
Guru Besar UNM Soroti Pasal Penghinaan di Era 'Big Bang' Transformasi Hukum 2026
-
Benarkah Rakyat Indonesia Bahagia Meski Belum Sejahtera? Begini Pandangan Sosiolog UGM
-
Tolak Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme, Koalisi Sipil: Berbahaya Bagi Demokrasi dan HAM
-
Survei UGM: 90,9% Masyarakat Puas Atas Penyelenggaraan dan Pelayanan Transportasi Libur Nataru