-
- Energi terbarukan seperti tenaga surya dan angin kini untuk pertama kalinya menghasilkan listrik lebih banyak daripada batu bara.
- PBB menyebut momen ini sebagai peluang emas untuk mempercepat transisi energi bersih secara global.
- Banyak negara berkembang masih tertinggal karena keterbatasan akses teknologi dan pendanaan energi bersih.
Suara.com - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres kembali menyerukan kepada seluruh negara untuk mendorong peralihan bahan bakar fosil menuju energi terbarukan.
Ia menyebut, dunia kini sedang berada di titik penting yang bisa menjadi “peluang emas” bagi masa depan bumi.
Seruan Guterres ini muncul setelah dirilisnya dua laporan baru pada Selasa (8/10), yang menunjukkan bahwa revolusi energi bersih kini berlangsung jauh lebih cepat dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, energi terbarukan seperti tenaga surya dan angin telah menghasilkan listrik lebih banyak dibanding batu bara, menurut Analis Listrik Senior Ember, Magorzata Wiatros-Motyka.
“Tenaga surya dan angin kini tumbuh cukup cepat untuk memenuhi permintaan listrik dunia yang terus meningkat,” ujarnya dalam siaran pers. Ia menyebut perkembangan ini sebagai “titik balik penting” dalam perjalanan dunia menuju sistem energi yang lebih bersih.
Dalam laporan terpisah, Badan Energi Internasional (IEA) memperkirakan kapasitas energi terbarukan dunia akan berlipat ganda pada tahun 2030.
Total peningkatan mencapai 4.600 gigawatt (GW), jumlah yang setara dengan gabungan kapasitas listrik Tiongkok, Uni Eropa, dan Jepang saat ini.
Dari total pertambahan tersebut, sekitar 80 persen diperkirakan berasal dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), diikuti oleh tenaga angin, air, bioenergi, dan panas bumi.
Pesatnya kemajuan teknologi fotovoltaik yang mengubah sinar matahari menjadi energi menjadi pendorong utama tren ini.
Baca Juga: Trump Menggemparkan PBB: Pidato Satu Jam Tanpa Naskah, Kritik Pedas Migrasi dan Iklim
Melalui akun media sosialnya, Guterres menegaskan bahwa masa depan energi bersih “bukan lagi sekadar janji di masa depan, tapi sudah mulai terjadi sekarang.”
Ia pun mengajak seluruh negara untuk memanfaatkan momentum ini demi mempercepat pergeseran menuju sistem energi yang lebih adil dan berkelanjutan.
“Mari kita manfaatkan kesempatan bersejarah ini untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi semua,” tulisnya.
Meski kemajuan sudah tampak, Guterres mengingatkan bahwa transisi energi global belum berjalan cukup cepat maupun merata. Banyak negara berkembang masih menghadapi tantangan besar dalam mengakses teknologi dan pendanaan energi bersih.
Ia menekankan, dunia harus meningkatkan upaya agar target membatasi kenaikan suhu global di bawah 1,5 derajat Celcius seperti yang disepakati dalam Perjanjian Paris bisa tercapai.
Seruan ini juga sejalan dengan pembahasan para pemimpin dunia pada KTT Iklim PBB bulan lalu, yang menjadi bagian dari persiapan menuju Konferensi Iklim COP 30 di Brasil pada November mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!
-
Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel