-
Tiang-tiang monorel mangkrak di Jakarta dianggap merusak keindahan kota, sehingga Pemprov DKI menargetkan pembongkarannya mulai Januari 2026.
-
Pembongkaran tiang monorel memerlukan koordinasi hukum karena aset dinyatakan milik PT Adhi Karya, namun Pemprov siap membantu proses jika dibutuhkan.
-
Gubernur Pramono menekankan bahwa fokus pemerintah bukan melanjutkan monorel, melainkan menata tiang yang sudah tidak berfungsi agar kota lebih rapi dan tertata.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan pembongkaran tiang monorel mangkrak di sepanjang Jalan HR Rasuna Said dan kawasan Senayan akan dimulai pada Januari 2026.
Ia memastikan Pemprov DKI tengah mempersiapkan segala prosedur agar proses pembongkaran tidak menimbulkan masalah hukum maupun teknis di kemudian hari.
"Untuk monorel, tolong doakan saja, mudah-mudahan segera saya selesaikan. Pokoknya doain bulan Januari depan kita udah mulai bersih-bersih," ujar Pramono di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Selasa (14/10/2025).
Sejak Mei lalu, Pramono mengaku mulai terganggu dengan keberadaan tiang-tiang monorel yang mangkrak tersebut. Menurutnya, keberadaan tiang ini merusak keindahan kota dan menjadi pemandangan yang kurang elok bagi Jakarta.
"Kalau teman-teman sekalian lewat di Rasuna Said maupun di Senayan. Ada kolom-kolom untuk monoril yang sampai hari ini semuanya enggak mau nyentuh untuk diselesaikan," ungkap Pramono, Selasa (20/5/2025).
Ia menambahkan, pemerintah DKI bukan berniat melanjutkan proyek monorel, tetapi yang menjadi fokus adalah menata tiang-tiang yang sudah tidak berfungsi.
"Bagi pemerintah Jakarta ini sangat mengganggu. Maka bukan monorailnya yang dilanjutkan, tetapi tiang-tiang yang tidak berfungsi itu akan diapakan? Apakah dibersihkan? Apakah dibuat apa?" lanjut Pramono.
Pramono juga menjelaskan alasan hingga saat ini pembongkaran tiang monorel belum dilakukan. Ia mengaku ada pihak-pihak yang muncul dan ingin ikut campur saat wacana pembongkaran ramai diperbincangkan.
"Biasa lah, di Jakarta ini, kalau ada keinginan untuk menyelesaikan, muncullah orang-orang yang dulu merasa punya kontribusi. Tapi yang begitu-begitu saya tidak peduli," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 23 Juli.
Baca Juga: Berhasil Minta Salinan Ijazah Jokowi ke KPU DKI, Roy Suryo Ngaku Dibantu Sosok Ini
Selain itu, proyek monorel mangkrak ini memiliki kasus hukum yang harus diperhatikan. Dalam putusan pengadilan, tiang monorel tersebut dinyatakan sebagai aset milik PT Adhi Karya, sehingga hanya perusahaan BUMN itu yang berhak membongkarnya.
Meski demikian, Pramono membuka peluang bagi Pemprov DKI untuk membantu Adhi Karya dalam proses pembongkaran jika diperlukan.
Ia menegaskan, pihaknya akan meminta saran dari aparat berwajib agar pembongkaran tiang monorel mangkrak tersebut tidak menimbulkan masalah hukum.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Kerry Riza Ajak Masyarakat Lihat Perkaranya Berdasarkan Fakta Bukan Fitnah
-
Dugaan Korupsi Minyak Mentah: Saksi Bantah Ada Kontrak Sebut Tangki BBM OTM Jadi Milik Pertamina
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek