- Bahlil mengaku kedatangannya untuk mengucapkna ulang tahun sekaligus menyampaikan laporan.
- Bahlil melaporkan berbagai tugas-tugas sebagai Menteri ESDM dalam kunjungan kerja di beberapa daerah.
- Selain itu Bahlil turut melaporkan tentang perkembangan perihal izin usaha pertambangan (IUP).
Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadahlia menyambangi kediaman Presiden Prabowo Subianto di Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Bahlil mengaku kedatangannya untuk mengucapkna ulang tahun sekaligus menyampaikan laporan.
Bahlil mengatakan ucapan ulang tahun ke-74 untuk Prabowo tidak hanya sebagai pribadi, melainkan mewakili Kementerian ESDM dan Partai Golkar. Mengingat Bahlil yang merupakan Ketua Umum Partai Golkar.
"Saya yang pertama, kan baru tiba semalam kunjungan ke daerah, ke Sumatera Selatan, kemudian ke Papua dan Maluku. Jadi saya hadir mewakili pribadi, Kementerian ESDM, dan DPP Partai Golkar mengucapkan selamat ulang tahun kepada bapak presiden yang ke-74. Semoga diberikan kesehatan, umur panjang, rezeki, dan keselamatan, itu yang paling penting," kata Bahlil usai menyambangi kediaman Prabowo di Kertanegara Jakarta, Minggu (19/10/2025).
Sementara itu berkaitan dengan laporan, Bahlil melaporkan berbagai tugas-tugas sebagai Menteri ESDM dalam kunjungan kerja di beberapa daerah, semisal sumur-sumur masyarakat di Musi, di Muba, Sumatera Selatan.
"Di sana ada 22.000 sumur masyarakat yang rata-rata satu sumur itu bisa minimal dua barel per day dan ini cukup besar. Dan bapak presiden memerintahkan untuk urusan-urusan rakyat harus menjadi prioritas sebagai bagian daripada implementasi Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 karena itu legalitasnya akan dipercepat," kata Bahlil.
Bahlil turut melaporkan tentang perkembangan perihal izin usaha pertambangan (IUP).
"IUP-IUP untuk rakyat, untuk koperasi, untuk UMKM daerah. Bapak presiden juga memerintahkan untuk segera ditindaklanjuti," kata Bahlil.
"Dan yang ketiga kami berbicara tentang implementasi daripada B50 untuk biodiesel dan etanol untuk bensin E10, yang beliau menanyakan tentang persiapan-kesiapan untuk bisa diimplementasikan," kata Bahlil.
Baca Juga: Cara Mengecek BLT Rp900 Ribu Oktober 2025, Kapan Cair? Ini Jadwal Penyalurannya
"Di samping itu kami berbicara tentang hilirisasi, yang untuk khususnya di komoditas mineral dan batubara. Itu kira-kira," sambungnya.
Berita Terkait
-
Karena Faktor Ini, Ray Rangkuti Sebut Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Semrawut
-
Ditanya Siapa Menteri Kena Tegur Prabowo, Bahlil: Saya Setiap Dipanggil Pasti Ditegur...
-
Prabowo Panggil Bahlil, Kepala BIN hingga Panglima TNI ke Kertanegara, Bahas Apa?
-
Setahun Pemerintahan Prabowo, Pengamat Kasih Nilai Enam
-
Cara Mengecek BLT Rp900 Ribu Oktober 2025, Kapan Cair? Ini Jadwal Penyalurannya
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Ahli Hukum di Sidang Gus Yaqut: Kerugian Negara Harus Ada Sebelum Penetapan Tersangka
-
Ketua Baleg DPR RI Pastikan RUU PPRT Disahkan Tahun Ini, Rieke Pitaloka Usul Momentum Hari Kartini
-
Bareskrim Polri Minta Bank Perketat Aturan Buka Rekening demi Putus Aliran Dana Judi Online
-
Tak Hanya Outsourcing, Perusahaan Keluarga Fadia Arafiq juga Kuasai Proyek Makan-Minum di 3 RSUD
-
Pakar UGM: Keputusan Menag Soal Kuota Haji Belum Tentu Melanggar Hukum Tanpa Pengujian Resmi
-
Sikap RI 2024 vs 2026: Mengapa Tak Ada Lagi Kata 'Mengutuk' untuk Serangan AS-Israel ke Iran?
-
Korea Utara Uji Coba Rudal Nuklir Baru saat Timur Tengah Memanas
-
22 Tahun Terkatung-katung, JALA PRT Sebut RUU PPRT Cetak Sejarah Terlama di DPR
-
Sesalkan RI Belum Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran, FPI Tunggu Penjelasan Pemerintah
-
Polisi Tangkap Pelaku Pembacokan Maut di Sedayu Bantul, Satu Orang Jadi Tersangka