- Sebelum masuk ke rumah Prabowo, Bahlil terlihat melambaikan tangan ke arah awak media.
- Pras terlihat melambaikan tangan menyapa awak media sebelum masuk ke kediaman Prabowo.
- Kemudian Seskab Teddy Indra Wijaya juga terlihat hadir.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri ke kediaman pribadi di Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Prabowo memanggil para anggota kabinet untuk menggelar rapat terbatas.
Pantauan Suara.com di sekitar kediaman Prabowo, sejumlah menteri mulai tiba. Tampak Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia.
Sebelum masuk ke rumah Prabowo, Bahlil terlihat melambaikan tangan ke arah awak media.
Setelahnya, tiba Menteri Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto dan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin.
Hadir juga di Kertanegara, yakni Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Mohammad Herindra, Panglima TNI Jenderal Agus Subianto
Sekitar pukul 16.50 WIB, tiba Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Tak lama setelah itu tiba Seskab Teddy Indra Wijaya.
Pras menyapa awak media dari dalam mobil dengan membuka kaca. Pras terlihat melambaikan tangan menyapa awak media sebelum masuk ke kediaman Prabowo.
Diberitakan sebelumnya, Prasiden Prabowo Subianto bakal kembali membahas sumber daya manusia dan STEM (Science, Technology, Engineering, dan Mathematics). Pembahasan akan dilakukan dalma rapat terbatas, Minggu (19/10) sore.
Informasi mengenai rencana kepala negara menggelar ratas disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Baca Juga: Teddy hingga Dasco jadi Gerbang Komunikasi Presiden, Kenapa Tak Semua Bisa Akses Langsung Prabowo?
Pras, sapaan akrabnya, menyampaikan rencana ratas digelar di kediaman pribadi Prabowo di Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Ia dan sejumlah menteri lain, semisal Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto akan hadir.
Berita Terkait
-
Setahun Pemerintahan Prabowo, Pengamat Kasih Nilai Enam
-
Tak Hanya Prabowo, Adik Kandung Hashim Djojohadikusumo Juga Ditawari Sogokan Nyaris Rp25 Triliun
-
Bakal Gelar Ratas di Kertanagara, Prabowo Panggil Mendikti Lagi Bahas Hal Ini
-
Presma UIN Alauddin: Prabowo Serius Tegakkan Hukum dengan Reformasi Sistemik
-
Prabowo Izinkan WNA Pimpin BUMN, KPK: Tak Ada Toleransi Soal LHKPN
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Diundang Bukber di Istana, Akankah Ulama dan Prabowo Bahas Eskalasi Konflik Timur Tengah?
-
Resmi! YouTuber Bigmo dan Resbob Tersangka Kasus Fitnah Azizah Salsha
-
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Ngaku Tak Paham Birokrasi, Begini Respons Golkar
-
BPOM Temukan Mi Kuning Berformalin di Takjil, Pedagang Jangan Gunakan Pengawet dan Pewarna Berbahaya
-
Ahli di Sidang Gus Yaqut: Sprindik KPK Keliru karena Campur Aduk KUHP Lama dan Baru
-
Tak Bisa Lagi Sembarangan, RUU PPRT Bakal Atur Perusahaan Berbadan Hukum yang Boleh Salurkan PRT
-
Kejagung Periksa Kasi Intel Bea Cukai Aceh Terkait Dugaan Korupsi Ekspor POME
-
Aksi Kamisan ke-900: Keteguhan Sumarsih Mencari Keadilan bagi Sang Anak
-
Ahli Hukum di Sidang Gus Yaqut: Kerugian Negara Harus Ada Sebelum Penetapan Tersangka
-
Ketua Baleg DPR RI Pastikan RUU PPRT Disahkan Tahun Ini, Rieke Pitaloka Usul Momentum Hari Kartini