- Seorang penumpang pria bernama Frans Gibson Pakpahan (47) asal Medan ditemukan meninggal dunia di kursi ruang tunggu Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta
- Tim medis dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) menyatakan penyebab kematian korban adalah Death on Arrival (DOA), yang berarti korban sudah meninggal sebelum tiba untuk mendapat pertolongan medis
- Pihak kepolisian mengimbau para penumpang untuk selalu memeriksa kondisi kesehatan sebelum melakukan perjalanan jauh dan segera melapor jika terjadi keadaan darurat
Suara.com - Suasana di Terminal 1 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, mendadak geger setelah seorang penumpang ditemukan tak bernyawa di kursi ruang tunggu. Korban, yang diidentifikasi sebagai Frans Gibson Pakpahan (47), seorang warga asal Kota Medan, Sumatra Utara, ditemukan dalam kondisi yang mengundang pertanyaan besar.
Kronologi penemuan ini berawal dari patroli rutin yang dilakukan oleh anggota kepolisian di area bandara. Seorang petugas keamanan penerbangan (Avsec) melaporkan adanya seorang pria yang tampak tertidur pulas di bangku ruang tunggu angkutan sewa khusus, namun tak kunjung bangun.
"Kejadian awal diketahui saat anggota Polsubsektor Terminal 1, Bripka Nyoman, melaksanakan patroli di area kedatangan dan menerima informasi dari Avsec mengenai seorang pria yang tertidur di bangku ruang tunggu angkutan sewa khusus," jelas Kepala Tim Pamapta Polresta Bandara Soetta, Ipda Dicky Sirait, di Tangerang, Senin (27/10/2025).
Mendapat laporan tersebut, tim gabungan dari kepolisian dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) segera meluncur ke lokasi. Tim kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari petunjuk, sementara tim medis melakukan pemeriksaan vital terhadap korban.
"Selain itu, tim dari Polresta Bandara Soetta juga turun untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)," ujar Dicky sebagaimana dilansir Antara.
Hasil pemeriksaan medis dari tim KKP menjadi titik terang atas misteri ini. Dokter yang bertugas menyatakan bahwa Frans Gibson Pakpahan telah meninggal dunia sebelum mendapatkan penanganan medis, atau yang dikenal dengan istilah Death on Arrival (DOA).
"Tim KKP yang dipimpin dr. Rima Furi sebagai dokter piket memeriksa kondisi yang bersangkutan dan menyatakan meninggal dunia dengan keterangan DOA (Death on Arrival)," ungkapnya.
Setelah dinyatakan meninggal dan proses olah TKP selesai, jenazah korban segera dievakuasi dari ruang tunggu untuk penanganan lebih lanjut. "Selanjutnya, jenazah dibawa ke Kantor Kesehatan Pelabuhan," ucap Dicky.
Atas insiden ini, pihak kepolisian Bandara Soekarno-Hatta mengimbau kepada seluruh calon penumpang untuk lebih waspada dan tidak ragu melapor jika menemukan atau mengalami kondisi darurat.
Baca Juga: Polisi Bongkar Sindikat Raksasa TPPO di Bandara Soetta: 15 Jadi Tersangka, 24 Masih Buron
"Kami mengingatkan agar senantiasa berhati-hati dan memeriksa kondisi kesehatan sebelum melakukan perjalanan jauh," kata dia.
Berita Terkait
-
Polisi Bongkar Sindikat Raksasa TPPO di Bandara Soetta: 15 Jadi Tersangka, 24 Masih Buron
-
Video 6 Detik Viral! Kronologi Cekcok Panas Jeka Saragih vs Petugas Bandara
-
Jenazah Staf KBRI Zetro Leonardo Purba Tiba di Indonesia
-
Bandara Soetta Aman Terkendali, 520 Personel Diterjunkan untuk Bantu Penebalan Keamanan
-
CEK FAKTA: Benarkah WNA Ramai-ramai Tinggalkan Indonesia hingga Terjebak di Bandara Soekarno-Hatta?
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Amien Rais Sebut Pengaruh Seskab Teddy Kalahkan Tokoh Senior Dasco dan Sjafrie Sjamsoeddin
-
Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya
-
Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026
-
Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib
-
Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir
-
Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras
-
BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal
-
Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk
-
Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai
-
May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi