AS menyebut kapal-kapal yang diserang memiliki kaitan dengan kelompok kriminal Tren de Aragua asal Venezuela.
Namun, sejumlah pihak meragukan kebenaran klaim itu karena bukti yang disampaikan dinilai lemah.
Bahkan, beberapa korban diduga hanyalah nelayan biasa yang menjadi korban salah sasaran.
Sejak serangan pertama pada awal September 2025, telah terjadi sepuluh insiden bersenjata di perairan Karibia, termasuk penghancuran kapal di dekat pantai Venezuela.
3. Kehadiran Kapal Perang AS di Trinidad dan Tobago
Ketegangan semakin terasa ketika kapal perang USS Gravely, jenis perusak peluru kendali Aegis, tiba di Port of Spain, ibu kota Trinidad dan Tobago, untuk latihan gabungan dengan militer setempat.
Pemerintah Trinidad menyebut latihan itu sebagai kegiatan rutin, namun masyarakat setempat tak bisa menutupi kekhawatiran mereka.
Selain melakukan latihan, kapal ini merupakan bagian dari kampanye militer besar-besaran yang diluncurkan Washington sejak Agustus lalu, melibatkan delapan kapal perang, sepuluh jet tempur F-35, dan satu kapal selam nuklir.
4. Tuduhan CIA dan Dugaan Operasi Rahasia
Baca Juga: Rupiah Tumbang Dihantam Sentimen Global dan Lokal
Ketegangan semakin meningkat ketika Presiden Nicolas Maduro menuduh Amerika Serikat dan CIA bersekongkol dengan pemerintah Trinidad dan Tobago untuk memicu provokasi militer.
Pemerintah Caracas bahkan mengklaim telah menangkap sejumlah tentara bayaran yang disebut memiliki keterkaitan dengan CIA dan tengah merencanakan serangan palsu (false flag attack) guna membuka jalan menuju perang terbuka.
Pihak Washington membantah keras tuduhan tersebut. Namun, pernyataan Presiden Donald Trump yang secara terbuka mengakui telah memberi izin operasi rahasia terhadap Venezuela justru memperkuat dugaan adanya perang tersembunyi di balik layar.
Banyak pihak meyakini, operasi intelijen dan aksi sabotase kini menjadi bagian dari strategi tekanan AS untuk melemahkan pemerintahan Maduro.
5. Konflik Politik yang Jadi Pemicu
Di balik memanasnya situasi militer, tersimpan konflik politik yang jauh lebih dalam. Amerika Serikat menolak mengakui hasil pemilu Venezuela tahun 2024 yang dimenangkan oleh Nicolas Maduro, dengan alasan prosesnya tidak bebas dan tidak adil.
Berita Terkait
-
Rupiah Tumbang Dihantam Sentimen Global dan Lokal
-
Donald Trump Ancam Pindahkan Venue Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
-
Menkeu Purbaya soal Perang Dagang AS-China: Biar Aja Mereka Berantem, Kita Untung!
-
Nobel Perdamaian Dikasih ke Pendukung Genosida? 5 Dosa Pemenang Nobel 2025 yang Bikin Geger
-
Nobel Perdamaian 2025 Penuh Duri: Jejak Digital Pro-Israel Penerima Penghargaan Jadi Bumerang
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak
-
5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal
-
Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang
-
Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap
-
Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku
-
PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional
-
Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik
-
Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran
-
Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi
-
PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu