- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan kontingen Jakarta menjadi juara umum dalam ajang POPNAS dan PEPARPENAS 2025 yang resmi dibuka di Jakarta.
- Meski baru enam bulan ditunjuk sebagai tuan rumah menggantikan Aceh dan Medan, Pemprov DKI memastikan seluruh venue olahraga siap digunakan.
- Sebanyak 5.790 pelajar dari berbagai provinsi akan berlaga di 23 cabang olahraga hingga 10 November 2025.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan kontingen ibu kota menjadi juara umum dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) ke-17 dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (PEPARPENAS) ke-11 yang resmi dibuka di Jakarta.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta, Andri Yansyah, mengungkapkan hal itu usai pembukaan POPNAS dan PEPARPENAS 2025 di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, Minggu (2/11/2025).
“Sesuai amanah Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur sedikit aja permintaannya, juara umum,” kata Andri.
Mendengar pernyataan tersebut, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat menimpali dengan celetukan yang menyebut Jawa Barat sebagai pesaing kuat.
“Eits, ada Jawa Barat,” ujar Taufik.
Celetukan itu disambut tawa Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, yang turut hadir dalam acara tersebut. Jakarta dan Jawa Barat memang dikenal sebagai dua daerah yang kerap bersaing ketat dalam berbagai ajang olahraga nasional, termasuk PON dan POPNAS.
“Tentu setiap daerah akan memajukan (atlet) yang terbaik,” timpal Rano.
Rano kemudian menjelaskan bahwa sejatinya ajang olahraga pelajar nasional tahun ini awalnya dijadwalkan berlangsung di Aceh dan Medan. Namun, sekitar enam bulan lalu, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) meminta kesediaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menjadi tuan rumah.
“Sebenarnya POPNAS dan PAPERNAS tahun ini semula direncanakan diselenggarakan di Sumatera Utara, tepatnya di Aceh dan Medan. Namun sekitar enam bulan lalu, Kemenpora menghubungi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk meminta kesediaan menjadi penyelenggara. Saat itu, Pak Gubernur langsung menyatakan kesiapan Jakarta,” tutur Rano.
Baca Juga: Partai Ummat Kritik Pramono Anung, Sebut Kebijakan Jakarta Tak Berpihak Wong Cilik
Meski waktu persiapan relatif singkat, Rano memastikan seluruh venue olahraga di Jakarta siap digunakan. “Sejak 24 Juni kami ditunjuk, DKI Jakarta langsung melakukan persiapan. Alhamdulillah, secara umum seluruh venue olahraga kita sudah siap. Kalaupun ada kerusakan kecil, bisa segera diperbaiki,” ujarnya.
Ajang POPNAS dan PEPARPNAS 2025 akan berlangsung hingga 10 November 2025 dengan total 5.790 pelajar berpartisipasi, terdiri dari 5.167 atlet POPNAS dan 623 atlet PEPARPNAS. Mereka akan berlaga di 23 cabang olahraga yang tersebar di berbagai venue di Jakarta.
Rano menyebut keberhasilan penyelenggaraan ajang ini tak lepas dari dukungan lintas lembaga, termasuk seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta. Ia pun mengingatkan agar para atlet menjaga kesehatan selama bertanding.
“Silakan bertanding dengan semangat, tapi kesehatan tetap yang utama,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Kolaborasi Pembiayaan Hijau Kian Digenjot, Sasar Kelestarian Hutan dan Ekonomi Petani
-
Kajari Karo 'Siap Salah' di DPR, 7 Fakta Kasus Amsal Sitepu yang Divonis Bebas
-
Momen Kajari Karo Akui Salah di Depan Komisi III DPR Soal Kasus Amsal Sitepu: Siap Salah Pimpinan
-
Jadwal Pemulangan Jenazah Prajurit Indonesia Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Jumat Agung 2026 di Katedral Jakarta: Ini Jadwal Ibadah dan Lokasi Parkir Jemaat
-
Dampak Kasus Amsal Sitepu: Pekerja Kreatif Khawatir Kerjasama dengan Pemerintah
-
Demi Selat Hormuz, PBB Hari Ini Akan Putuskan Pengerahan Kekuatan Militer untuk Keroyok Iran
-
Prinsip 'No Service No Pay': Badan Gizi Nasional Bakal Cabut Insentif SPPG yang Lalai
-
Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan
-
Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!