-
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik akademisi dan Rektor IPB Arif Satria menjadi Kepala BRIN.
-
Arif Satria didampingi oleh Amarulla Octavian sebagai Wakil Kepala BRIN dalam duet kepemimpinan baru.
-
Pada kesempatan sama, Dwiarso Budi Santiarto dilantik sebagai Wakil Ketua Mahkamah Agung Non-Yudisial.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Prof Arif Satria sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang baru dan mengakhiri spekulasi mengenai nakhoda baru lembaga riset terbesar di Indonesia.
Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat di Istana Negara, Jakarta, pada Senin sore (10/11/2025), menandai transisi kepemimpinan strategis di tubuh BRIN.
Arif Satria, yang sebelumnya dikenal luas sebagai Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) University, kini mengemban tugas berat untuk mengarahkan kebijakan riset dan inovasi nasional.
"Pelantikan Arif sebagai kepala BRIN berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 123/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional."
Untuk menopang kepemimpinannya, Arif akan didampingi oleh seorang wakil yang juga memiliki rekam jejak mumpuni di bidang pertahanan dan akademis.
"Selain Arif, Prabowo turut melantik Amarulla Octavian sebagai Wakil Kepala BRIN."
Duet kepemimpinan Arif dan Amarulla diharapkan dapat membawa sinergi baru dalam memajukan ekosistem riset dan inovasi di tanah air.
Pada kesempatan yang sama, panggung Istana Negara juga menjadi saksi pengucapan sumpah jabatan penting di lembaga yudikatif.
Presiden Prabowo menyaksikan langsung Dwiarso Budi Santiarto mengucap sumpah untuk posisi barunya.
Baca Juga: Prabowo Dikabarkan Lakukan Pelantikan Sore Ini, Arif Satria jadi Kepala BRIN?
"Prabowo turut menyaksikan pengucapan sumpah Dwiarso Budi Santiarto, sebagai Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial."
Penunjukan Dwiarso, seorang hakim karier yang berpengalaman, untuk mengisi pos strategis di Mahkamah Agung tersebut juga ditetapkan melalui keputusan presiden.
"Pengangkatan Dwiarso berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 101/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dengan Hormat Ketua Muda Pengawasan Mahkamah Agung dan Pengangkatan Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisial."
Untuk diketahui, sebelumnya kabar pergantian Kepala BRIN dari Laksana Tri Handoko sempat beredar pada September 2025 silam.
Saat itu, berbarengan dengan pelantikan sejumlah menteri dan wakil menteri baru di Istana Negara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak
-
Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris
-
Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung
-
Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg
-
Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber
-
Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M
-
Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit
-
Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter