- Kasus Bilqis membuktikan bahwa kelengahan sesaat di ruang publik dapat berakibat fatal
- Terungkapnya jaringan TPPO yang menjual anak secara berantai dengan kedok adopsi ilegal menjadi peringatan keras bagi masyarakat untuk tidak terlibat dalam proses adopsi di luar jalur resmi
- Penyelamatan seorang anak dari penculikan tidak berhenti saat ia kembali ke rumah; pendampingan psikologis untuk mengatasi trauma adalah langkah krusial yang tidak boleh diabaikan
Di sana, pasutri AFS dan MR menjualnya kembali seharga Rp30 juta, hingga akhirnya Bilqis berada di tangan BGN, seorang warga Suku Anak Dalam (SAD), dengan nilai transaksi mencapai Rp80 juta.
Polisi menemukan surat-surat perjanjian yang mengindikasikan praktik adopsi ilegal. Ini adalah modus yang harus diwaspadai, terutama bagi mereka yang mencari jalan pintas untuk mengadopsi anak.
4. Pentingnya Pendampingan Psikologis Pasca-Trauma
Penyelamatan fisik hanyalah awal. Luka tak kasat mata seringkali lebih sulit disembuhkan. Tim dari UPTD PPA DP3A Makassar segera memberikan pendampingan trauma healing.
"Kami di sini datang untuk penanganan trauma healing. Jadi, lebih kepada pendekatan anak jangan sampai ada trauma dan sebagainya," ujar Kepala Dinas DP3A Makassar, Ita Isdiana Anwar.
Meskipun Bilqis tampak ceria, psikolog menemukan adanya perubahan perilaku.
"Keterangan orang tua, ada sedikit perubahan pada perilaku anaknya, agak lebih agresif," kata Mursidah Yusuf, psikolog dari Puspaga.
Ini menunjukkan bahwa dampak psikologis dari sebuah penculikan adalah nyata dan membutuhkan penanganan profesional.
5. Apresiasi dan Refleksi Diri
Baca Juga: 5 Fakta Ngeri Istri Pegawai Pajak Diculik-Dibunuh: Pelaku Orang Dekat, Jasad Dibuang ke Septic Tank
Keberhasilan tim gabungan kepolisian yang bekerja tanpa lelah dari Makassar, Yogyakarta, hingga pedalaman Jambi patut diapresiasi setinggi-tingginya. Namun, bagi keluarga, peristiwa ini menjadi titik balik untuk introspeksi.
"Kami sangat bersyukur Bilqis selamat, sehat dan berkumpul bersama keluarga. Terima kasih buat semua orang-orang membantu kami... Dari kejadian ini pengawasan ketat kami lakukan, jangan sampai kejadian berulang," kata Fitriani Syafril.
Pernyataannya adalah kesimpulan paling kuat dari kasus ini, rasa syukur harus diiringi dengan peningkatan kewaspadaan agar mimpi buruk yang sama tidak terulang pada keluarga lain.
Berita Terkait
-
5 Fakta Ngeri Istri Pegawai Pajak Diculik-Dibunuh: Pelaku Orang Dekat, Jasad Dibuang ke Septic Tank
-
Pelaku Pembunuhan Istri Pegawai Pajak Manokwari Ternyata Orang Dekat, Jasad Dibuang ke Septic Tank
-
Detik-detik Istri Pegawai Pajak Manokwari Ditemukan di Septic Tank, Anjing Pelacak Sempat Gagal
-
Istri Pegawai Pajak Manokwari yang Diculik Ditemukan Tewas di Septic Tank, Pelaku Ditangkap!
-
Terungkap! Kronologi Perampokan dan Penculikan Istri Pegawai Pajak, Pelaku Pakai HP Korban
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China