- Debat mengenai kasus ijazah Jokowi di ILC memuncak menjadi konfrontasi personal saat Irjen Pol (Purn) Aryanto Sutadi membentak Roy Suryo karena dianggap memotong pembicaraan dan bersikap "sok-sokan"
- Aryanto Sutadi membela langkah Polda Metro Jaya yang menetapkan tersangka berdasarkan data dan keterangan ahli, sementara pihak Roy Suryo menuntut polisi untuk menunjukkan bukti primer berupa ijazah asli Jokowi yang hingga kini masih misterius
- Kuasa hukum Roy Suryo mengkritik standar ganda penegak hukum yang tidak menampilkan barang bukti utama (ijazah asli) dalam kasus ini, berbeda dengan praktik pada kasus-kasus pidana lainnya
Suara.com - Suasana diskusi di kanal YouTube Indonesia Lawyers Club (ILC) memanas ketika Penasihat Ahli Kapolri, Irjen Pol (Purn) Aryanto Sutadi, meluapkan emosinya kepada pakar telematika Roy Suryo. Insiden ini terjadi dalam tayangan bertajuk "Ujung Polemik Ijazah Jokowi: ROy Suryo Cs Tersangka, Jokowi Tak Tersentuh?" pada Sabtu (15/11/2025) malam.
Ketegangan bermula saat Aryanto Sutadi tengah menjelaskan perbedaan antara penanganan kasus dugaan ijazah palsu Presiden Jokowi di Bareskrim yang dihentikan dan di Polda Metro Jaya yang berujung pada penetapan tersangka, termasuk Roy Suryo.
Penjelasan Aryanto langsung disanggah oleh kuasa hukum Roy Suryo, Abdul Gafur Sangadji. Gafur menyoroti penggunaan laboratorium forensik (Labfor) oleh Bareskrim dalam tahap penyelidikan, yang menurutnya bertentangan dengan Peraturan Kepolisian (Perpol) yang justru dibuat oleh Aryanto sendiri.
Saat Aryanto dan Gafur terlibat adu argumen sengit mengenai aturan penggunaan Labfor, Roy Suryo menyela perdebatan tersebut.
"Ini kalau kita teruskan, enggak akan selesai Pak sampai besok gitu ya. Saya teruskan, itu intinya saya...," kata Aryanto yang pembicaraannya langsung dipotong oleh Roy Suryo.
"Ya enggak selesai, wong yang bikin aturan dilanggar sendiri," seloroh Roy.
Komentar singkat Roy Suryo tersebut sontak menyulut emosi Aryanto Sutadi. Dengan nada tinggi, purnawirawan jenderal polisi itu langsung menegur mantan Menpora tersebut.
"Oke, Pak Roy, jangan sok-sokan gitu ya, Pak ya. Jangan suka motong gitu, Pak," hardik Aryanto.
Roy Suryo tampak tak terpengaruh dan menjawab dengan santai.
Baca Juga: Roy Suryo Desak Prabowo 'Selamatkan' 8 Tersangka Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi
"Saya enggak motong, saya hanya komentar, kok," ujar Roy cuek.
Perdebatan personal pun tak terhindarkan.
"Tolong yang kayak baik dikitlah," timpal Aryanto.
"Bapak kalau komentar di lain juga ngaco gitu kok," balas Roy.
Host Karni Ilyas terpaksa menengahi, "Cukup, cukup," sebelum Aryanto melanjutkan, "Saya itu mencoba sabar Pak ya, saya masih ingat bahwa kita tuh negara yang beradab," katanya.
Setelah tensi mereda, Aryanto melanjutkan penjelasannya. Ia mengaku lega Polda Metro Jaya akhirnya menetapkan tersangka setelah memeriksa ratusan saksi dan ahli. Menurutnya, ini menunjukkan keseriusan polisi dalam bekerja.
Berita Terkait
-
Roy Suryo Desak Prabowo 'Selamatkan' 8 Tersangka Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi
-
Fakta-fakta Roy Suryo Cs Diperiksa 9 Jam di Kasus Ijazah Jokowi, Berakhir Tak Ditahan
-
Denny Indrayana Turun Gunung Bela Roy Suryo Cs, Sebut Kasus Ijazah Jokowi Upaya Pembungkaman Kritis
-
Status Firli Bahuri Jadi 'Senjata', Keyakinan Roy Suryo Cs Tak Ditahan di Kasus Ijazah Jokowi
-
Polda Metro Jaya Jamin Profesionalisme, Ungkap Alasan Roy Suryo Cs Tak Ditahan Usai Diperiksa 9 Jam
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
PSI Incar Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah, Hasto PDIP Kasih Respons Santai, Begini Katanya
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Politik Adalah Alat Pengabdian, Bukan Sekadar Kejar Jabatan
-
Megawati Dorong Politik Berbasis Kearifan Lokal: Peradaban Diukur dari Cara Menghormati Bumi
-
Instruksi Tegas Megawati di HUT ke-53 PDIP: Kader Wajib Jaga Alam, Hingga Lawan Keserakahan
-
Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Krisis Iklim Adalah Ancaman Nyata, Generasi Muda Paling Dirugikan
-
Megawati Kecam Intervensi AS di Venezuela: Ini Imperialisme Modern!
-
Rocky Gerung Ngaku Girang Hadir di HUT ke-53 PDIP, Puji Pidato Megawati: Jernih, Tulus, dan Berani
-
BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026