- Transformasi menuju energi yang lebih bersih semakin nyata berkat inovasi dan komitmen keberlanjutan yang dibangun selama hampir satu abad.
- Berbagai program teknologi, pendidikan, dan sosial menunjukkan bahwa perubahan energi tidak hanya soal industri, tetapi juga tanggung jawab lingkungan.
- Upaya berkelanjutan ini menegaskan bahwa masa depan energi bersih sedang dibentuk hari ini.
Suara.com - Transisi menuju energi yang lebih bersih kini menjadi fokus utama banyak negara, termasuk Indonesia.
Di tengah meningkatnya kebutuhan energi dan tuntutan global akan keberlanjutan, berbagai inovasi dibutuhkan agar sektor energi mampu tetap tumbuh tanpa mengorbankan lingkungan.
Perjalanan panjang Indonesia menuju energi bersih tentu tidak bisa dipisahkan dari kontribusi berbagai pihak, termasuk perusahaan yang selama puluhan tahun memainkan peran penting dalam teknologi energi dan pengembangan sumber daya manusia.
Tahun 2025 menjadi momen bersejarah bagi SLB Indonesia yang merayakan 95 tahun kiprahnya di Indonesia.
Meski dikenal sebagai perusahaan teknologi energi, keberadaannya selama hampir satu abad menunjukkan bahwa inovasi dan keberlanjutan dapat berjalan berdampingan.
“Bersama pemerintah, mitra, dan masyarakat, kami akan terus berinovasi dan beradaptasi untuk menciptakan masa depan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan,” ujar Nurzhan Ongaltayev, Managing Director SLB Indonesia.
Inovasi sebagai Fondasi Energi Bersih
Sejak beroperasi di Indonesia pada tahun 1930, SLB Indonesia membawa teknologi yang membantu proses eksplorasi dan produksi minyak dan gas menjadi lebih efisien dan aman.
Namun dalam perjalanannya, fokus perusahaan tidak hanya berhenti pada migas. Transformasi energi global mendorong SLB Indonesia untuk menekankan pentingnya efisiensi, pengurangan emisi, serta adaptasi menuju solusi energi rendah karbon.
Baca Juga: ESDM Ungkap Alasan Sumber Listrik RI Mayoritas dari Batu Bara
Dengan semangat Protect Our Planet, SLB Indonesia menempatkan keberlanjutan sebagai bagian dari operasi dan inovasinya. Langkah ini mencerminkan kebutuhan industri energi untuk terus beradaptasi dan menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan tanggung jawab lingkungan.
Kontribusi dalam Pembangunan SDM dan Kesadaran Lingkungan
Transisi energi bersih tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia. Itulah mengapa selama puluhan tahun SLB Indonesia aktif memberikan pelatihan, beasiswa, dan kerja sama riset dengan universitas di berbagai daerah.
Dengan menyiapkan generasi muda yang melek teknologi energi dan paham prinsip keberlanjutan, perusahaan turut membantu Indonesia menghadapi tantangan energi masa depan.
Selain pendidikan, berbagai program sosial, penghijauan, pemberdayaan masyarakat, serta kampanye lingkungan menjadi bagian dari upaya dalam menyebarkan kesadaran akan pentingnya menjaga bumi. Program-program ini menunjukkan bahwa masa depan energi bersih adalah gerakan kolaboratif, bukan hanya teknologi.
Arah Baru Menuju Masa Depan Energi
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap
-
KUHAP Baru Berlaku Besok, YLBHI Sebut Indonesia Darurat Hukum