- Harimau tersebut bernama Sri Deli.
- Pramono menegaskan bahwa kondisi harimau tersebut saat ini sudah jauh berbeda dari narasi negatif yang beredar di media sosial.
- Pramono juga meluruskan informasi yang sebelumnya disampaikan terkait klaim harimau viral itu sebagai hewan titipan miliknya.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyambangi Taman Margasatwa Ragunan guna meninjau langsung kondisi satwa yang sedang menjadi buah bibir di jagat maya.
Lelaki berusia 61 tahun ini secara spesifik melihat kondisi harimau bernama Sri Deli, yang dikabarkan memiliki fisik sangat kurus dan memprihatinkan.
Politikus senior PDIP ini memastikan bahwa video yang beredar luas tersebut kemungkinan besar adalah dokumentasi lawas saat pandemi Covid-19 melanda.
"Tadi saya mendapatkan laporan, kemungkinan video itu diambil ketika Covid kemarin, sehingga kondisinya seperti itu," jelasnya, Kamis (20/11/2025).
Mantan Sekretaris Kabinet ini menduga, kondisi kurus pada masa lalu tersebut disebabkan oleh keterbatasan aktivitas manusia saat wabah merebak.
"Ya Covid kan tahun 2021-2022. Saya nggak tahu yang sebenarnya, tetapi mungkin persoalan ketika sedang Covid, orang juga nggak berani untuk keluar beraktivitas dan mungkin makanannya terlambat. Tapi saya nggak tahu," kata dia.
Kini, Pramono menegaskan bahwa kondisi hewan karnivora tersebut saat ini sudah jauh berbeda dari narasi negatif yang beredar di media sosial.
"Tapi sekarang kondisi Sri Deli ini sudah sangat besar, dan teman-teman sudah lihat secara langsung, kondisinya sangat sehat," tegasnya.
Sosok kelahiran Kediri ini juga menepis tudingan miring mengenai adanya penyelewengan jatah pakan satwa yang dibawa pulang oleh oknum petugas.
Baca Juga: Belajar Tatap Muka Dimulai Lagi di SMAN 72
"Seperti yang kita lihat bersama, tadi kita melihat bersama-sama di tempat penyiapan untuk makanan yang untuk kebutuhan sehari-hari," kata dia.
"Untuk proses pemberian pakan ini kan diawasi secara ketat dan ada yang bertanggung jawab secara khusus tentang pakan tersebut. Jadi, yang diviralkan bahwa seakan-akan pakannya itu dibawa pulang ke rumah, nggak benar. Sekali lagi, nggak benar," Pramono menambahkan.
Namun, ia tetap menginstruksikan kepala dinas terkait untuk melakukan pengawasan ketat agar isu serupa tidak kembali mencuat ke publik di kemudian hari.
"Yang begini dicek terus-menerus, jangan sampai apa yang menjadi tuduhan, yang diviralkan, itu benar," kata dia.
Terakhir, Pramono juga meluruskan informasi yang sebelumnya disampaikan terkait klaim harimau viral itu sebagai hewan titipan miliknya.
"Ternyata ini, si Sri Deli ini, dan kondisinya semua bisa lihat. Sangat sehat, sangat gemuk," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Warning Keras Pramono Anung ke 673 Kepsek Baru: Tak Ada Tempat untuk Bullying di Sekolah Jakarta!
-
Gebrakan Pramono Anung Lantik 2.700 Pejabat Baru DKI Dalam 2 Pekan, Akhiri Kekosongan Birokrasi
-
Pramono: Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Masih Berhak Terima KJP Plus
-
Belajar Tatap Muka Dimulai Lagi di SMAN 72
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Komisi VIII DPR RI Awasi Langsung Penyaluran PKH dan Sembako di Batam
-
Diskon Tiket KA Lebaran 2026 Masih Tersedia, KAI Daop 6 Imbau Warga Segera Pesan
-
Ketua MPR Soroti Kasus Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas di Tual: Harus Jadi Pelajaran!
-
Pakar UI: Indonesia Wajib Waspada 'Akal Bulus' Israel di Balik Rekonstruksi Gaza dalam BoP
-
Rocky Gerung: Perjanjian Dagang Prabowo-Trump 'Menghina Indonesia'!
-
Anggota Brimob Aniaya Anak hingga Tewas di Tual, Menteri PPPA Turun Tangan: Sedang Koordinasi
-
Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas, Yusril: Sungguh di Luar Perikemanusiaan
-
Sound Horeg dan Perang Sarung Dilarang Keras Selama Ramadan di Ponorogo, Apa Sanksinya?
-
Berbagi Piring Persaudaraan, Kala Ribuan Orang Menyemut Jadi Keluarga Masjid Jogokariyan
-
Pelajar SMA Aceh Barat Dikeroyok Oknum TNI, Praktisi Hukum Desak Pengadilan Militer