- Tinggi muka air laut di Pasar Ikan mencapai status Siaga 1.
- Dinas SDA mengoperasikan empat pompa dan menyiagakan ribuan personel Pasukan Biru.
- Pengawasan ketat juga dilakukan di lokasi vital lainnya seperti Ancol dan Pluit.
Suara.com - Tinggi Muka Air (TMA) di Rumah Pompa Pasar Ikan, Jakarta Utara, mencapai status Siaga 1 pada Sabtu (22/11/2025) siang. Hal ini memicu respons cepat dari Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk mengantisipasi ancaman banjir rob di kawasan pesisir.
Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Utara, Heria Suwandi, melaporkan bahwa TMA di sisi laut telah menyentuh angka 260 sentimeter pada pukul 11.00 WIB. Untuk mengatasi potensi luapan, petugas telah mengoperasikan empat dari sepuluh pompa stasioner yang tersedia.
"Saat ini, sebanyak 4 unit pompa dioperasikan. Sementara itu, TMA di bagian kali masih relatif terkendali di angka 85 sentimeter," jelas Heria Suwandi dalam keterangan tertulisnya.
Ia menambahkan, pompa-pompa tersebut dioperasikan secara bergantian untuk menghindari risiko kerusakan mesin di tengah situasi genting.
Selain mengandalkan mesin, ribuan personel Satuan Tugas (Satgas) atau Pasukan Biru juga telah disiagakan di titik-titik kritis. Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta mencatat ada 3.908 personel yang kini dalam posisi siaga penuh untuk mitigasi banjir.
Pengawasan ketat juga dilakukan di lokasi vital lainnya, seperti Pintu Air Marina, Pompa Ancol, dan Rumah Pompa Waduk Pluit.
"Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta, melalui Suku Dinas SDA Jakarta Utara, terus bersiaga mengantisipasi potensi banjir rob," pungkas Heria.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kronologi Lengkap Oknum Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset Demi 'Travel Grant'
-
Penjajahan Gaya Baru? PSN Papua Berpotensi Singkirkan Warga Lokal
-
Pramono Wukuf di Arafah, Wagub Rano Karno Pimpin Jakarta Rayakan Idul Adha
-
Final dan Mengikat, Dasco Pastikan Putusan MK Soal Kuota Perempuan 30 Persen Masuk Revisi UU Pemilu
-
Mendagri Serahkan Hewan Kurban Kemendagri dan BNPP, Bentuk Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat
-
'To Kill or To Be Killed', Jaleswari Ingatkan TNI Dilatih Membunuh Bukan Urus Sawah
-
Biar Setara dengan TNI, Dasco Sebut Usulan Perpanjangan Usia Pensiun Polri Layak Dipertimbangkan
-
Ekonom Senior AMRO: Disrupsi Energi Timur Tengah 4 Kali Lebih Ngeri Dibanding Perang Rusia-Ukraina
-
Studi: Model Iklim Saat Ini Dinilai Kurang Akurat Baca Dampak Perubahan Iklim di Perkotaan, Kenapa?
-
Viral Duel Maut WNA Brunei di Blok M, Korban Tewas Setelah 10 Hari Kritis di ICU