Ilustrasi kebakaran (Freepik/Vichie81)
Baca 10 detik
- Kebakaran terjadi pada Kamis sore (20/11/2025) di lokasi KTT Iklim PBB ke-30 (COP30) di Belém, Brasil, menyebabkan 13 peserta terpapar asap.
- Penyebab sementara kebakaran diduga kuat berasal dari kerusakan listrik, kemungkinan besar dari peralatan dapur seperti *microwave*.
- Insiden ini mengakibatkan semua jadwal perundingan penting, termasuk penyelesaian draf akhir bahan bakar fosil, menjadi kacau dan tertunda.
Sebelum kebakaran terjadi, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres sebenarnya sudah "ngasih kode keras". Ia menyerukan agar negara-negara peserta berhenti berdebat dan segera mencapai kesepakatan.
Tapi sepertinya, alam semesta punya cara unik untuk "menjeda" perdebatan mereka. Dengan terganggunya ritme pembicaraan ini, kemungkinan besar KTT ini nggak akan selesai sesuai jadwal dan harus "lembur" sampai akhir pekan.
Kisah kebakaran di COP30 ini lebih dari sekadar insiden biasa. Ini adalah sebuah simbol yang sangat ironis. Di tengah semua perdebatan tingkat tinggi soal nasib bumi, kadang hal-hal paling "sepele" dan tak terduga justru bisa mengacaukan segalanya.
(Muhamad Ryan Sabiti)
Komentar
Berita Terkait
-
Brasil Minta Duit Miliaran Dolar Buat Jaga Hutan, tapi Izin Tambang Jalan Terus
-
Menkeu Purbaya Tanggapi Tragedi Terbakarnya Mobil Milik Bank BUMN yang Bawa Rp4,6 Miliar
-
Tamparan Keras di KTT Iklim: Bos Besar Lingkungan Dunia Sindir Para Pemimpin Dunia!
-
Gen Z dan Masyarakat Adat Ngamuk, Kepung KTT Iklim COP30 di Brasil: Apa Alasannya?
-
Desak Transisi Bersih, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk di PLTGU Muara Karang
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Ditodong Pistol dan Dipaksa Lepas Hijab Hercules, Kuasa Hukum Anak Ahmad Bahar: Ini Mengerikan!
-
Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan
-
Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo
-
Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran
-
Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta
-
Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun
-
Tak Ada Ampun! UPN Yogyakarta Sanksi 5 Dosen Terbukti Pelecehan, Satu Orang Terancam Pecat
-
Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih
-
Dilaporkan Kasus Dugaan Penyekapan Putri Ahmad Bahar, Hercules Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara!
-
Lawan Kejati Lampung, Arinal Djunaidi Hadirkan Pakar HTN di Sidang Praperadilan