- Gubernur DKI Jakarta mendeklarasikan perang terhadap konsumsi daging anjing dan kucing melalui Pergub Nomor 36 Tahun 2025.
- Penegakan hukum berlaku tegas sejak 24 November 2025, diinstruksikan kepada Satpol PP untuk menyisir lokasi penjualan ilegal.
- Tujuan utama kebijakan ini adalah memutus potensi rantai penyebaran penyakit rabies di wilayah Provinsi DKI Jakarta.
Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak main-main dalam menegakkan aturan larangan peredaran daging anjing dan kucing.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan perang terhadap konsumsi berbagai jenis daging hewan yang berpotensi menularkan rabies.
Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 36 Tahun 2025 telah resmi diterbitkan sebagai landasan hukum yang kuat.
Pramono mengingatkan bahwa tanda tangan di atas kertas tidak akan berarti tanpa pengawasan yang ketat.
Oleh karena itu, ia menginstruksikan aparat penegak peraturan daerah untuk bertindak tegas.
Satpol PP dan dinas terkait diperintahkan untuk menyisir lokasi-lokasi yang disinyalir masih menjual daging hewan peliharaan tersebut.
"Yang paling utama adalah aplikasi di lapangannya. Saya sudah meminta kepada jajaran Satpol PP, dinas terkait untuk memberikan pengawasan terhadap hal ini," tegas Pramono di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (5/12/2025).
Politisi senior ini memastikan pihaknya akan konsisten dalam memantau peredaran daging ilegal tersebut.
Ia tidak ingin ada celah bagi pelanggar yang masih nekat beroperasi secara sembunyi-sembunyi.
Baca Juga: Pramono Anung: Blok M Sudah Lebih dari Tokyo, Tapi yang Dipotret Urusan Sampah
"Kami konsisten untuk melaksanakan itu," ucapnya singkat namun tegas.
Sebagaimana diketahui, Peraturan Gubernur terkait larangan menjual daging kucing dan anjing telah dinyatakan berlaku sejak tanggal 24 November 2025.
Langkah ini diharapkan dapat memutus rantai penyebaran penyakit rabies di wilayah Jakarta secara efektif.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
Terkini
-
Rustam Effendi Sebut Eggi Sudjana Musuh dalam Selimut, di TPUA Dia Duri dalam Daging!
-
Kepala Daerah yang Di-endorse Jokowi Ditangkap KPK, Bukti Pengaruh Politik Memudar Pasca Lengser?
-
BGN Tegaskan Program MBG Tak Ganggu Pendidikan, Anggaran dan Program Justru Terus Meningkat
-
Misi Berbahaya di Pongkor: Basarnas Terjang 'Lubang Maut' Demi Evakuasi 3 Penambang
-
Jaksa Agung Tindak Tegas 165 Pegawai Nakal Sepanjang 2025: 72 Orang Dijatuhi Hukuman Berat
-
DPR Mulai Belanja Masukan RUU Pemilu, Pastikan Soal Isu Pilpres Via MPR Tak Bakal Dibahas
-
BNI Dorong UMKM Manfaatkan AI untuk Perkuat Daya Saing Digital hingga Ekspor
-
Dari Brimob Aceh ke Garis Depan Donbass: Mengapa Tentara Bayaran Rusia Menjadi Pilihan Fatal?
-
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka: Cek Jadwal dan Link Latihan Soalnya
-
Jaksa Agung Ungkap Kerugian Negara Akibat Korupsi Tembus Rp300,86 Triliun Sepanjang 2025