- Polri resmi menyerahkan jenazah korban kebakaran Gedung Terra Drone kepada keluarga pada Rabu, 10 Desember 2025.
- Prosesi dipimpin Kabid Humas PMJ setelah tim DVI RS Polri menyelesaikan identifikasi jenazah korban.
- Layanan penanganan jenazah, termasuk pendampingan psikologis, diberikan secara gratis oleh pihak kepolisian.
Suara.com - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) secara resmi menyerahkan jenazah korban insiden kebakaran Gedung Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat, kepada pihak keluarga.
Prosesi penyerahan ini dilaksanakan di Rumah Sakit Bhayangkara TK I Pusdokkes Polri, Kramat Jati, pada Rabu, 10 Desember 2025.
Kabid Humas Polda Metro Jaya (PMJ), Kombes Pol Bhudi Hermanto, memimpin langsung jalannya prosesi tersebut.
Ia menjelaskan bahwa penyerahan dilakukan setelah tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri berhasil merampungkan proses identifikasi terhadap para jenazah.
"Pada siang hari ini, kita akan melaksanakan prosesi penyerahan dari Kepala Rumah Sakit Polri. Setelah beberapa jenazah ini dilaksanakan identifikasi, diserahkan kepada penyidik. Lalu, dari penyidik akan menyerahkan kepada pihak keluarga yang sudah hadir," ujar Kombes Pol Bhudi Hermanto dikutip (10/12/2025).
Bhudi menegaskan bahwa seluruh proses penanganan jenazah, mulai dari persiapan hingga pengantaran ke lokasi pemakaman, dibantu penuh oleh tim kedokteran kepolisian (Dokpol) dan pihak rumah sakit.
Ia juga memastikan bahwa seluruh layanan ini tidak dipungut biaya.
"Tadi ditanyakan, alhamdulillah tidak ada penarikan biaya sedikit pun. Ini menjadi bagian bela sungkawa kita," tegasnya.
Selain bantuan logistik dan medis, RS Polri juga memberikan pendampingan psikologis bagi keluarga yang ditinggalkan.
Baca Juga: RS Polri Ungkap Identitas Tujuh Korban Kebakaran Gedung Terra Drone
"Rumah sakit juga menyiapkan tim trauma healing, memberikan pendampingan secara psikis kepada keluarga-keluarga korban," tambah Bhudi.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RS Bhayangkara TK I, Brigjen Pol Dr. Prima Heru, turut menyerahkan dokumen-dokumen penting terkait jenazah kepada penyidik untuk diteruskan kepada keluarga.
Ia mengingatkan keluarga agar menjaga dokumen tersebut dengan baik.
"Semoga berkas-berkas ini bisa digunakan seperlunya dan tidak boleh hilang untuk para keluarga, karena itu nanti bisa untuk keperluan pemakaman dan pengurusan asuransi lainnya," pesan Brigjen Pol Prima Heru.
Penyerahan jenazah ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga korban agar dapat segera memakamkan orang-orang terkasih mereka dengan layak.
Reporter: Safelia Putri
Berita Terkait
-
RS Polri Ungkap Identitas Tujuh Korban Kebakaran Gedung Terra Drone
-
Polri Identifikasi 7 Jenazah Baru Korban Kebakaran Gedung Terra Drone
-
Terjebak di Antara Api dan Asap Kimia: Kesaksian Korban Selamat Kebakaran Maut Kemayoran
-
Kebakaran Kantor Terra Drone Sebabkan 22 Orang Tewas, Komisi III DPR Desak Polisi Usut Tuntas
-
Polisi Periksa Manajemen Terra Drone Terkait Kebakaran Maut di Kemayoran
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran