- Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Helmud Hontong, meninggal dunia pada Juni 2021 dalam penerbangan Denpasar-Makassar.
- Kematiannya viral kembali karena ia dikenal menolak izin operasi PT Tambang Mas Sangihe seluas 42.000 hektare.
- Kepolisian menyimpulkan kematian disebabkan penyakit menahun, namun publik masih berspekulasi karena waktunya yang kontroversial.
Sebelum kematiannya, nama Helmud Hontong menjadi sorotan karena keberaniannya melawan arus. Ia secara resmi mengirimkan surat kepada Kementerian ESDM, mendesak pencabutan izin operasi PT Tambang Mas Sangihe (TMS).
Izin konsesi tambang PT TMS bukanlah proyek kecil. Luasnya mencakup area sekitar 42.000 hektare. Angka ini setara dengan hampir 57 persen dari total luas daratan Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Artinya, lebih dari separuh wilayah kabupaten terancam menjadi area pertambangan emas.
Penolakan keras Helmud didasari oleh kekhawatiran mendalam akan dampak kerusakan lingkungan. Ia meyakini aktivitas tambang akan menghancurkan ekosistem pulau-pulau kecil yang rapuh dan mengancam keberlangsungan hidup masyarakat Sangihe yang bergantung pada alam.
Kombinasi antara perlawanan gigihnya dan kematiannya yang begitu mendadak inilah yang terus menyuburkan spekulasi di kalangan publik.
Kini, Helmud Hontong tidak hanya dikenang sebagai seorang pejabat, tetapi telah menjadi simbol perlawanan rakyat terhadap ancaman kerusakan lingkungan atas nama investasi.
Berita Terkait
-
Ramai Patungan Beli Hutan, Memang Boleh Rimba Dibeli Dan Bagaimana Caranya?
-
Tren Wall Friction di TikTok Bikin Benda Nempel di Dinding, Ini Faktanya
-
Tantangan Komunikasi di 2026: Semua Bisa Viral, Tapi Tidak Semua Bisa Bermakna
-
Kaleidoskop 2025: 8 Lagu Indonesia Paling Viral, Tak Semuanya Baru Dirilis
-
Antisipasi Bencana Ekologis, Rajiv Desak Evaluasi Total Izin Wisata hingga Tambang di Bandung Raya
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM
-
Pimpinan DPR Naik Mobil Komando Temui Massa, Janji Bebaskan 16 Mahasiswa Trisakti dan Bereskan BBM
-
Di Hadapan Mahasiswa, DPR Ungkap Anggaran MBG Bakal Diefisiensikan Rp70 Triliun
-
Mahasiswa Trisakti Beri Peringatan Keras: Jangan Main-Main dengan Isu Perut Rakyat