- Pemerintah RI menetapkan UMP 2026 pada 24 Desember 2025 berdasarkan PP Nomor 49 Tahun 2025.
- Formula kenaikan upah mencakup inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan indeks tertentu (Alfa) kontribusi tenaga kerja.
- Sulawesi Tengah mencatat kenaikan UMP tertinggi sebesar 9,08 persen, didorong sektor pertambangan dan perkebunan.
Suara.com - Pemerintah Republik Indonesia melalui para gubernur di 38 provinsi resmi menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) untuk tahun 2026 pada Rabu, (24/12/2025).
Penetapan tahun ini merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2025 yang ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto, di mana formula kenaikan upah kini mengkombinasikan angka inflasi, pertumbuhan ekonomi, serta indeks tertentu (Alfa) yang merepresentasikan kontribusi tenaga kerja terhadap ekonomi daerah
Berikut adalah urutan 5 provinsi dengan persentase kenaikan UMP tertinggi untuk tahun 2026:
1. Sulawesi Tengah (9,08 persen)
UMP Sulawesi Tengah mengalami kenaikan yang semula dari Rp2.915.000 menjadi Rp3.179.565.
Sulawesi Tengah mencatatkan kenaikan tertinggi secara nasional. Hal ini didorong oleh pertumbuhan ekonomi daerah yang sangat pesat, terutama di sektor industri pertambangan (nikel) dan perkebunan kelapa sawit.
Selain UMP, pemerintah setempat juga menetapkan Upah Minimum Sektoral (UMSP) yang lebih tinggi untuk pekerja di sektor tambang guna menyesuaikan dengan risiko dan produktivitas sektor tersebut.
2. Sumatera Utara (7,9 persen)
UMP Sumatera Utara mengalami kenaikan yang semula dari Rp 2.992.559 menjadi Rp 3.228.971.
Baca Juga: Pramono Anung Tetapkan UMP 2026: Kenaikannya di Atas Inflasi!
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menetapkan kenaikan ini berdasarkan formula nasional terbaru. Angka 7,9% dianggap sebagai titik keseimbangan untuk menjaga daya beli buruh di tengah inflasi tanpa membebani sektor industri manufaktur dan jasa yang sedang tumbuh di wilayah Medan dan sekitarnya.
Penetapan ini merujuk pada PP No. 49 Tahun 2025 tentang pengupahan, dengan mempertimbangkan indeks tertentu (Alfa) yang cukup tinggi untuk mengkompensasi kenaikan harga kebutuhan pokok di wilayah tersebut.
3. Riau (7,74 persen)
UMP Riau mengalami kenaikan yang semula dari Rp 3.508.776 menjadi Rp 3.780.495
Kenaikan di Riau sangat dipengaruhi oleh indikator Kebutuhan Hidup Layak (KHL) dan kondisi ekonomi daerah yang ditopang oleh sektor migas dan perkebunan.
Riau juga menekankan pada penetapan upah sektoral untuk sektor minyak dan gas bumi serta perkebunan yang nilainya dipatok di atas standar UMP.
Berita Terkait
-
Pramono Anung Tetapkan UMP 2026: Kenaikannya di Atas Inflasi!
-
UMP DKI Jakarta Resmi Naik Jadi Rp 5,72 Juta
-
Berapa UMK Jogja 2026 Setelah Naik? Ini Besaran dan Persentase Kenaikannya
-
UMP DKI 2026 Ditetapkan Rp5,7 Juta, Pramono Ungkap Formula Baru Era Prabowo
-
Tok! UMP DIY 2026 Naik Jadi Rp2,4 Juta, Meningkat Rp153 Ribu dari Tahun Lalu
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT